Pejabat Balai DJKA Jateng Terjaring OTT KPK

Selasa, 11 April 2023 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Balai DJKA Jawa Tengah dan pejabat pembuat komitmen/PPK proyek pekerjaan perkeretaapian.

Saat ini para pihak yang terjaring OTT dibawa ke Jakarta.

“Iya, rencana akan segera dibawa dari Semarang ke Jakarta malam ini,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali kepada wartawan, Selasa (11/4/2023).

Para pihak yang terjaring OTT saat ini tengah diperiksa. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status mereka.

Saat ini pihak pihak yang ditangkap masih di dalami keterangannya. KPK segera menentukan sikap setelah 1 x 24 jam,” kata Ali.

KPK OTT Balai Perkeretaapian DJKA Jateng
KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) beberapa pihak yang sedang melakukan korupsi di wilayah Balai Perkeretaapian DJKA Jateng.

Baca Juga:  Pansus DPR Aceh Temukan Kejanggalan Proyek Jalan Jantho-Lamno Rp 24 Miliar

Benar hari ini (11/4) KPK lakukan tindakan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang sedang melakukan korupsi di wilayah Balai Perkeretaapian DJKA Jateng,” kata Ali Fikri, Selasa (11/4).

Ali mengatakan ada beberapa pihak yang diamankan terkait OTT kali ini.

“Iya, tim KPK juga mengamankan sejumlah uang dalam kegiatan tangkap tangan dimaksud,” kata Ali Fikri

“Uang-uang diamankan sebagai bukti dalam bentuk rupiah dan mata uang asing,” imbuhnya.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya tetapkan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka pemerasan SYL

Ali menyebutkan saat ini pihaknya masih menghitung jumlahnya dan meminta konfirmasi kepada beberapa pihak yang saat ini berstatus terperiksa.

“Saat ini masih dihitung dan dikonfirmasi kepada terperiksa lebih dahulu. Akan disampaikan perkembangannya nanti,” kata Ali.

[m/c]

Berita Terkait

PBNU tegaskan larangan kerja sama dengan lembaga terafiliasi Israel
Usai kalah Lawan Pegi Setiawan di Praperadilan, Kapolri Tetap Usut Kasus Vina Cirebon
Gus Yahya Minta Maaf terkait 5 Aktivis NU Temui Presiden Israel Isaac Herzog
Pejuang subuh masjid raya pondok indah serahkan donasi kemanusiaan Gaza melalui MER-C
Lima Kader Nahdliyin Terancam Dipecat PBNU Buntut Temui Presiden Israel
PBNU akan panggil lima nahdiyin yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog
Bahlil Ungkap Progres di IKN Jelang Upacara Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
Polri hargai kritik Wapres Ma’ruf Amin mengenai kasus Pegi Setiawan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 00:30 WIB

PBNU tegaskan larangan kerja sama dengan lembaga terafiliasi Israel

Rabu, 17 Juli 2024 - 19:58 WIB

Usai kalah Lawan Pegi Setiawan di Praperadilan, Kapolri Tetap Usut Kasus Vina Cirebon

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:20 WIB

Gus Yahya Minta Maaf terkait 5 Aktivis NU Temui Presiden Israel Isaac Herzog

Selasa, 16 Juli 2024 - 18:29 WIB

Pejuang subuh masjid raya pondok indah serahkan donasi kemanusiaan Gaza melalui MER-C

Senin, 15 Juli 2024 - 18:04 WIB

Lima Kader Nahdliyin Terancam Dipecat PBNU Buntut Temui Presiden Israel

Berita Terbaru

Sekretaris Jenderal NasDem Hermawi Taslim (kanan) bersama Anies Baswedan (tengah) di NasDem Tower, Jakarta, Senin (22/7/2024).  ANTARA/Narda Margaretha Sinambela.

Politik

NasDem usung Anies Baswedan untuk Pilgub DKI Jakarta 2024

Senin, 22 Jul 2024 - 22:23 WIB