Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek Polisi, 5 Orang Ditangkap

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur tindak pidana narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa (kiri) Waka Polda Sumut Brigjen Rony Samtana, Dirresnarkoba Polda Sumut dan Kombes Hadi Wahyudi saat memaparkan kasus laboratorium ekstasi di Medan, Kamis (13/6/2024) sore. Sebanyak 5 orang ditangkap. FOTO: Tribun Medan

Direktur tindak pidana narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa (kiri) Waka Polda Sumut Brigjen Rony Samtana, Dirresnarkoba Polda Sumut dan Kombes Hadi Wahyudi saat memaparkan kasus laboratorium ekstasi di Medan, Kamis (13/6/2024) sore. Sebanyak 5 orang ditangkap. FOTO: Tribun Medan

Medan, Mercinews.com – Direktorat tindak pidana narkoba Bareskrim Polri, dibantu Polda Sumut dan Bea Cukai menggerebek pabrik sekaligus laboratorium pembuatan narkoba jenis ekstasi di sebuah rumah toko (Ruko) nomor 136 C Jalan Kapten Jumhana, Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.

Dari penangkapan ini, sebanyak lima orang berinisial HK jenis kelamin laki-laki, DK jenis kelamin perempuan perempuan, SS laki-laki, AP seorang pria dan HD seorang perempuan.

Sementara dua orang lagi berinisial R dan B masuk dalam daftar pencarian orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur tindak pidana narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa mengatakan, pabrik ekstasi rumah ini sudah beroperasi selama enam bulan.

Keterangan tersangka yang diterima Polisi, dalam sebulan mereka memproduksi 600 butir ekstasi.

“Keterangan tersangka dalam sebulan mencetak lebih dari 600 butir ekstasi, dalam sebulan. Dia pesanan, mungkin lebih,”kata Brigjen Mukti Juharsa di Medan, Kamis (13/6/2024).

“Anggap total sebulan 600, selama 6 bulan. Itu baru keterangan tersangka,”sambungnya.

Baca Juga:  Bharada Richard Eliezer Menangis Usai Divonis 1,6 Tahun Penjara

Juharsa mengungkap, para tersangka memproduksi ekstasi di lantai 3 bangunan rumah.

Di sebuah kamar sekitar 3 kali 2 ini mereka mencetak barang haram menggunakan alat dan bahan yang diperoleh dari luar negeri, khususnya negara China.

Dari pengungkapan ini Polisi menyita 635 butir ekstasi siap edar, alat cetak ekstasi, berbagai jenis bahan kimia prekursor dan peralatan Clandestine laboratorium narkotika pil ekstasi.

Kemudian bahan kimia sebanyak 8,96 kilogram, bahan kimia cair sebanyak 218,5 liter, Mephedrone serbuk seberat 5032,92 gram dan barang bukti lainnya.

Brigadir Mukti Juharsa mengatakan, pengungkapan tim gabungan dilakukan pada 11 Juni 2024 lalu.

Awalnya, mereka sudah mengungkap laboratorium serupa di Sunter, Jakarta Utara pada 4 April dan di Bali pada 2 Mei.

Kemudian Polisi bekerjasama dengan Ditjen Bea Cukai pusat, Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta dan Bea Cukai Sumatera Utara untuk melacak barang-barang laboratorium yang dipakai.

Kemudian ditemukan adanya pengiriman barang dan juga bahan kimia yang dikirim ke Sumatera Utara.

Baca Juga:  Mulai 1 Juli uji coba kepesertaan JKN atau BPJS sebagai syarat buat SIM di Aceh

Pada Selasa 11 Juni kemarin 2024 kemarin sekira pukul 14:00 WIB, mereka datang ke Jalan Kapten Jumhana, rumah toko (Ruko) nomor 136 C, Kelurahan Sukaramai II, Kecamatan Medan Area, Sumatera Utara dan mengamankan pelaku.

Dari penggeledahan ditemukan kamar yang dijadikan laboratorium.

Selanjutnya sekira pukul 18:30 WIB Polisi melakukan pengembangan dan menangkap tersangka lain di Mall Manhattan Times Square, Jalan Gatot Subroto.

Di sini Polisi mendapat barang bukti jepretan layar bukti transfer uang penjualan ekstasi dari handphone tersangka.

Esok harinya, Rabu 12 Juni 2024, Polisi melakukan rangkaian penyelidikan di Coin Bar, Jalan Raya Lintas Sumatera, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara

Di sini ditemukan ekstasi sebanyak 100 butir yang diproduksi dari laboratorium di Medan.

Dari penjelasan Polisi, ekstasi rumahan ini dijual ke sejumlah tempat hiburan malam di Kota Medan dan Kota Pematangsiantar.

“Mereka begitu mendapat pesanan baru membuat, pengakuannya. Di Siantar barang bukti 100 butir.”

Peran 5 Orang yang Ditangkap

Baca Juga:  Pelaku penembakan Trump, bernama Thomas Matthew Crooks berusia 20 tahun

Direktur tindak pidana narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa mengatakan, pabrik ekstasi rumahan ini dikelola HK dan DK sebagai istrinya.

Berikut perannya:

1. Tersangka HK, laki-laki berperan sebagai pemilik laboratorium sekaligus mini pabrik ekstasi. Kemudian dia juga orang yang langsung membuat ekstasi.

2. Tersangka DK, adalah perempuan sekaligus istri dari DK. Dia berperan membantu suaminya di laboratorium saat produksi ekstasi.

3. Tersangka SS alias D, laki-laki adalah pemesan alat cetak dan pemasaran melalui situs jual beli online luar negeri.

4. AP, laki-laki bekerja sebagai kurir yang mengantar narkoba pesanan tempat hiburan malam di Medan maupun di Kota lain di Sumatera Utara.

5. Tersangka HD, perempuan, adalah pemesan ekstasi yang berhasil ditangkap.

Polisi menyebut masih memburu dua tersangka lainnya berinisial R dan B.

“Daftar pencarian orang atas nama R dan B. Masih kita cari.”

(m/c)

Sumber Berita : Tribun Medan

Berita Terkait

Menteri AHY ungkap kasus mafia tana senilai Rp3,41 triliun di Jawa Tengah
Kejuaraan Provinsi Balap Motor IMI Aceh resmi Dimulai
Amrullah Jabat sebagai PJ Bupati Aceh Timur
Pj Wali Kota dan Bunda PAUD Sabang tinjau hari pertama masuk sekolah
Operasi Patuh Seulawah 2024 di Mulai, Sekda Sulaimi Hadiri Apel Pasukan di Aceh Besar
Illiza persiapan PON Aceh-Sumut lebih siap dibanding persiapan PON di Papua
Haji Uma Bantu Biaya Pendampingan Pasien Anak Aceh Timur di Rujuk ke RSUDZA
Pemkot Makassar latih 1.500 remaja masjid ciptakan program kreatif dan inovatif
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 17:19 WIB

Menteri AHY ungkap kasus mafia tana senilai Rp3,41 triliun di Jawa Tengah

Senin, 15 Juli 2024 - 16:17 WIB

Kejuaraan Provinsi Balap Motor IMI Aceh resmi Dimulai

Senin, 15 Juli 2024 - 16:04 WIB

Amrullah Jabat sebagai PJ Bupati Aceh Timur

Senin, 15 Juli 2024 - 15:36 WIB

Operasi Patuh Seulawah 2024 di Mulai, Sekda Sulaimi Hadiri Apel Pasukan di Aceh Besar

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:22 WIB

Illiza persiapan PON Aceh-Sumut lebih siap dibanding persiapan PON di Papua

Berita Terbaru

Foto: Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana resmi membuka Kejuaraan Provinsi Balap Motor IMI Aceh/ (Mercinews/Pemerintah Aceh)

Daerah

Kejuaraan Provinsi Balap Motor IMI Aceh resmi Dimulai

Senin, 15 Jul 2024 - 16:17 WIB

Amrullah Pengambilan Sumpah jabatan sekaligus Pelantikan ini berlangsung di Anjong Mon Mata, Gubernur Aceh, Minggu 14 Juli 2024. pukul 11.00 / (Mercinews/ Pemerintah Aceh Timur)

Daerah

Amrullah Jabat sebagai PJ Bupati Aceh Timur

Senin, 15 Jul 2024 - 16:04 WIB