NATO izinkan Ukraina menggunakan senjata Barat untuk menyerang wilayah Rusia

Senin, 27 Mei 2024 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandera Nato dan Ukraina

Bandera Nato dan Ukraina

Mercinews.com – Majelis Parlemen NATO telah menyerukan agar Ukraina diizinkan menggunakan senjata Barat di wilayah Rusia, meskipun keputusan tersebut mendapat perlawanan dari beberapa anggota.

Pada pertemuan puncaknya, Majelis Parlemen NATO mengadopsi amandemen yang menyerukan negara-negara Aliansi untuk memberikan izin kepada Ukraina untuk menembakkan senjata Barat ke wilayah Rusia.

Ketua delegasi tetap ke Majelis Parlemen NATO, Egor Chernev, membicarakan hal ini, lapor UNN.

“NATO PA meminta pemerintah negara mereka untuk memberikan izin kepada Ukraina untuk menggunakan senjata Barat di wilayah Federasi Rusia,” tulis Chernev di Telegram. (27/5/)

Menurut dia, dokumen tersebut tidak diterima secara bulat seperti pada masa-masa sebelumnya. Italia dan Hongaria serta seorang warga Jerman dari Alternatif untuk Jerman memberikan suara menentang

Majelis Parlemen NATO memilih serangan terhadap Rusia dengan senjata Barat

Baca Juga:  MER-C Indonesia Desak Israel Segera Hentikan Serangan ke Rafah

Sesi musim semi Majelis Parlemen Aliansi dengan suara mayoritas menyetujui amandemen deklarasi akhir, yang menyatakan bahwa Ukraina diizinkan untuk menyerang “target sah” di wilayah Rusia.

Sembilan negara tidak mendukung inisiatif ini. Suara mayoritas juga memutuskan untuk mendukung Ukraina “sampai kemenangannya.” Ada satu suara yang menentang.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal NATO Stoltenberg mengonfirmasi pencabutan pembatasan di Kyiv atas serangan senjata Barat terhadap Federasi Rusia.

Baca Juga:  Pj Walikota Banda Aceh Cepat Tanggap atas Keluhan Warga Gampong Baro terkait Jalan Rusak

Wakil Rakyat mencatat bahwa dukungan di balik layar dari perwakilan Kongres AS dan pidato terbuka yang mendukung kami oleh delegasi dari Perancis, Swedia, Belanda, Inggris Raya, Polandia, Estonia dan Lithuania membantu.

“Meskipun demikian, mempertahankan posisi Ukraina di kancah internasional dirasakan semakin sulit. Namun, kapan hal ini menghentikan kita?” (mc)

Sumber Berita : UNN.UA

Berita Terkait

Ukraina sebut Rusia berusaha mengganggu KTT dunia perdamaian kedua
Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir
Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia
Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir
Putin dan Kim Jong-un teken perjanjian kemitraan strategis antara Rusia dan DPRK
Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan
Putin dan Kim Jong-un melakukan percakapan tatap muka di Pyongyang
Tentara Israel menyetujui rencana tempur untuk serangan di Lebanon
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:39 WIB

Ukraina sebut Rusia berusaha mengganggu KTT dunia perdamaian kedua

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:03 WIB

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Juni 2024 - 02:16 WIB

Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:31 WIB

Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:08 WIB

Putin dan Kim Jong-un teken perjanjian kemitraan strategis antara Rusia dan DPRK

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:04 WIB

Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:10 WIB

Putin dan Kim Jong-un melakukan percakapan tatap muka di Pyongyang

Rabu, 19 Juni 2024 - 03:22 WIB

Tentara Israel menyetujui rencana tempur untuk serangan di Lebanon

Berita Terbaru

Rusia dan Vietnam menandatangani sejumlah dokumen kerja sama

Dunia

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Jun 2024 - 15:03 WIB

Kimmich, Jerman, memblok tembakan di menit 90 /Foto:X euto2024

Olahraga

Hasil kedua Grup A Euro 2024, Jerman Unggul 2-0 Atas Hungaria

Kamis, 20 Jun 2024 - 00:55 WIB