Dunia

Intelijen Rusia yang membelot Bocorkan Cara Putin Bingungkan Musuh yang Melacaknya

Putin bertemu dengan wartawan setelah KTT Kaspia di Ashgabat, Turkmenistan 29 Juni 2022. Gambar diambil 29 Juni 2022. (Sputnik/Dmitry Azarov/Pool via REUTERS)

Moskow, Mercinews.com – Presiden Rusia Vladimir Putin telah membangun replika kantornya di beberapa wilayah sehingga membingungkan para agen intelijen musuh yang mencoba melacak keberadaannya.

Taktik itu diungkap oleh Gleb Karakulov, perwira intelijen Rusia yang telah membelot dengan terbang ke Turki.

Karakulov, mantan insinyur dan kapten di Layanan Garda Federal Rusia yang bekerja dengan detail keamanan Putin, menjelaskan paranoia dan obsesi pemimpin Rusia itu terhadap keselamatan dalam sebuah wawancara dengan Dossier Center for Investigative Journalism.

Karakulov mengatakan kepada Dossier Center bahwa kantor di kediaman Putin di Saint Petersburg, Sochi, dan Novo-Ogaryovo telah dirancang agar terlihat identik.

Dia mengatakan ada kalanya dia tahu Putin berada di satu lokasi, tetapi siaran berita televisi menunjukkan dia melakukan pertemuan yang dikatakan berlangsung di tempat lain.

Baca Juga:  AS sedang Mencoba Menarik Israel dalam konflik Rusia-Ukraina, dokumen rahasia

Pada tahun 2020, Putin dilaporkan telah membangun replika kantornya di Moskow di istana Bocharov Ruchey di Laut Hitam. Kremlin membantah laporan itu dan menyebutnya sebagai

“serangan informasi.” Karakulov mengatakan bahwa Putin terkadang semakin mengaburkan lokasinya dengan mengirimkan iring-iringan mobilnya ke bandara meski tetap berada di rumah.

“Orang-orang sering bercanda bahwa ketika Putin berada di Sochi, mereka sengaja berpura-pura dia pergi. Mereka akan membawa pesawat, iring-iringan mobil akan berangkat. Padahal sebenarnya dia akan tinggal di Sochi,” kata Karakulov.

Ini adalah tipu muslihat untuk membingungkan intelijen asing, pertama-tama, dan kedua, untuk mencegah segala upaya untuk membunuhnya,” lanjut dia, seperti dikutip Business Insider, Jumat (7/4/2023).

Karakulov juga mengeklaim bahwa Putin bepergian dengan kereta abu-abu yang tidak mencolok untuk menghindari penggunaan pesawat yang dapat dipantau dengan pelacak penerbangan.

Baca Juga:  Langkah China Damaikan Arab Saudi dan Iran Ubah Timur Tengah, Bikin AS Terpukul

Dalam wawancara panjang dengan Dossier Center, yang didirikan tokoh oposisi Rusia Mikhail Khodorkovsky, Karakulov menggambarkan pemimpin Rusia itu semakin terisolasi dan penakut.

Dia secara patologis takut akan nyawanya,” kata Karakulov. Dia mengungkapkan bahwa Putin hidup dalam “kekosongan informasi” karena dia menghindari penggunaan ponsel atau internet dan menghabiskan sebagian besar waktunya di berbagai tempat tinggalnya.

“Akibatnya, dia kehilangan kontak dengan dunia,” katanya. Menurutnya, keterasingannya yang intens diperparah oleh pandemi Covid-19, yang mendorong Putin memutuskan diri dari kontak manusia dan menerapkan periode karantina yang ketat bagi siapa saja yang ingin bertemu dengannya secara langsung.

Dia mengatakan bahwa Putin masih sangat paranoid tentang tertular virus, memaksa para pembantunya untuk melakukan tes PCR beberapa kali sehari.

[m/c]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top