Dunia

Musisi Asal Prancis Jadi Penumpang Pertama di Dunia, Menaiki Mobil Terbang

Foto: dok.istimewa Mobil Terbang

Mercinews.com – Perusahaan mobil terbang membuat sejarah baru, dengan melakukan penerbangan mobil pertama di dunia sebagai transportasi di masa depan.

Sosok musisi elektronik legendaris asal Prancis, Jean-Michel Jarre, menjadi orang pertama yang menjajal mobil terbang ini.

Jean-Michel Jarre, melesat dua kali melintasi langit Slovakia dengan AirCar milik Klein Vision di depan para penonton yang terpukau.

“Satu detik Anda berbicara dengan pengemudi, dan berikutnya Anda berada di atas sana di udara. Pengalaman yang luar biasa,” kata Jarre yang berusia 75 tahun, kepada Sky News, Jumat (26/4).

Video yang dirilis oleh perusahaan menunjukkan sportscar ramping bersayap ini, melaju di landasan pacu dengan empat roda sebelum mobil ini mengudara, naik ke langit. Jarre terlihat berseri-seri di kursi penumpang.

Baca Juga:  Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Berkunjung ke Polandia

Kendaraan yang diciptakan dan dikemudikan oleh profesor Stefan Klein ini berubah, dari mobil menjadi pesawat yang siap terbang hanya dalam hitungan menit.

Dikutip dari New York Post, AirCar disetujui untuk terbang pada tahun 2022 setelah lebih dari 200 kali lepas landas, dan mendarat dengan sukses.

Kendaraan yang memecahkan rekor ini, menjadi mobil terbang pertama yang menyelesaikan penerbangan antar kota pada tahun 2021.

Salah satu pendiri KleinVision, Anton Zajac mengatakan bahwa ia berharap produk ini akan siap dipasarkan dalam waktu satu tahun.

Mobil ini menggunakan mesin BMW 1,6 liter, namun Zajac mengatakan bahwa ia berharap dapat menggunakan baterai ketika teknologinya sudah berkembang.

The Sun melaporkan, mobil tersebut terbang dengan kecepatan hingga 120 mph pada ketinggian hingga 8.000 kaki.

Baca Juga:  Presiden Macron Puji Duo Prancis yang Lawan Pelaku Penusukan di Mal Sydney Australia

“Kami menjembatani jarak antara jalan dan langit, memberikan mobil kebebasan yang dilambangkan 50 tahun yang lalu,” kata Zajac dalam sebuah pernyataan.

Menurut Sky News, selain surat izin mengemudi, mereka yang tertarik untuk mengoperasikan AirCar juga harus menyelesaikan kursus terbang khusus selama dua hingga tiga bulan.

Sementara itu di Amerika Serikat, Alef Aeronautics, perusahaan rintisan berbasis di Silicon Valley yang didukung oleh SpaceX, bulan lalu mengumumkan bahwa mereka telah menerima hampir 3.000 pre-order untuk mobil terbang Model A yang bernilai lebih dari 850 juta dolar Amerika Serikat.

Mobil berbobot 850 pon dengan dua kursi ini, yang pertama kali diluncurkan di Detroit Auto Show tahun lalu, merupakan kendaraan lepas landas dan pendaratan vertikal elektrik (eVTOL) yang mampu mencapai kecepatan 110 mil per jam di udara dan hingga 35 mil per jam di darat.

Baca Juga:  Video: Los Angeles Seperti Kota Zombie, Tapi Biden Kirim $14 Miliar ke Israel

Pesawat ini telah disetujui untuk perjalanan udara di lokasi terbatas oleh Federal Aviation Administration tahun lalu, namun masih memerlukan persetujuan dari National Highway Traffic Safety Administration untuk mulai beroperasi.[]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top