Kabinet Israel beri wewenang ke Netanyahu dan Gallant terkait serangan di Golan

Senin, 29 Juli 2024 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengadakan rapat kabinet keamanan pada 28 Juli 2024, untuk membahas reaksi Israel terhadap serangan di Dataran Tinggi Golan sehari sebelumnya. (Haim Zach/GPO

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengadakan rapat kabinet keamanan pada 28 Juli 2024, untuk membahas reaksi Israel terhadap serangan di Dataran Tinggi Golan sehari sebelumnya. (Haim Zach/GPO

Tel Aviv, Mercinews.com – Kabinet keamanan Israel dalam Forum tersebut memberikan wewenang kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant untuk memutuskan skala dan waktu tanggapan Israel terhadap serangan roket kemarin di Golan, kata kantor Netanyahu pada minggu 28 juli 2024 waktu setempat.

Baca Juga:  Volodymyr Zelensky Disebut Kehilangan Kendali Atas Badan Intelijen Ukraina

Setelah para menteri keberatan dengan persetujuan sepintas serangan terhadap Yaman minggu lalu, dalam pertemuan hari ini, setiap menteri diberi cukup waktu untuk berbicara, menurut Yedioth Ahronoth.

Namun laporan tersebut menyatakan bahwa Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir abstain dalam pemungutan suara tersebut.

Perundingan penyanderaan telah dibahas, namun pertemuan lain akan diadakan untuk fokus pada langkah Israel selanjutnya dalam hal ini, menurut surat kabar tersebut.

Baca Juga:  Polda Jawa Timur gagalkan peredaran 88 kg sabu jaringan Fredy Pratama

Sebelumnya Setidaknya 12 orang tewas pada hari Sabtu malam 27 juli dan puluhan orang lainnya terluka, ketika sebuah roket yang ditembakkan menghantam lapangan sepak bola di kota Majdal Shams di wilayah Druze utara di Dataran Tinggi Golan.

(m/c)

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB