Pria Bersenjata Penyerang Trump Hadapi Ancaman Penjara Seumur Hidup

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: Dok. Independent)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: Dok. Independent)

Mercinews.com – Seorang pria bersenjata asal California yang didakwa melakukan percobaan pembunuhan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump terancam hukuman penjara seumur hidup setelah menjalani sidang di pengadilan distrik federal di Washington, Senin (11/5/2026).

Terdakwa bernama Cole Allen (31) menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan yang diajukan jaksa terkait insiden penyerangan dalam gala makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih pada 25 April lalu.

Menurut laporan sejumlah media Amerika Serikat, Allen hadir di persidangan mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye dengan tangan diborgol.

Jaksa mendakwa Allen dengan empat tuduhan. Pertama, percobaan pembunuhan, kedua membawa senjata api dan amunisi melintasi batas negara bagian untuk melakukan tindak kejahatan. Kemudian penggunaan senjata api dalam aksi kekerasan, serta penyerangan terhadap petugas federal.

Dalam dokumen persidangan, jaksa menyebut Allen yang berprofesi sebagai guru dan insinyur melakukan perjalanan dari California menuju Washington menggunakan kereta api. Ia membawa sejumlah senjata, termasuk senapan, pistol, dan beberapa pisau.

Baca Juga:  Terjadi Perang saudara di Sudan, Rusia minta agar warganya tinggal di rumah

Meski demikian, aparat menyatakan Allen tidak sempat mendekati Trump maupun tamu lain yang menghadiri acara tersebut. Presiden AS itu langsung dievakuasi oleh agen Secret Service setelah terdengar suara tembakan di lokasi acara.

Allen kemudian ditangkap aparat keamanan beberapa saat setelah diduga menerobos area pemeriksaan keamanan sambil membawa senjata.

Dalam proses penangkapan, seorang petugas Secret Service sempat melepaskan tembakan ke arah Allen, namun tidak mengenai sasaran.

Acara tahunan Asosiasi Koresponden Gedung Putih itu dihadiri para jurnalis, pejabat pemerintahan, tokoh publik, hingga selebritas di Washington.

Baca Juga:  Putin Bahas perkembangan sosial-ekonomi Federasi Rusia

Trump yang sebelumnya beberapa kali tidak menghadiri acara tersebut diketahui memilih hadir tahun ini.

Kasus ini menjadi dugaan upaya pembunuhan ketiga terhadap Trump dalam kurun kurang dari dua tahun.

Sebelumnya, Trump menjadi target penembakan saat kampanye di Butler, Pennsylvania, pada 2024 yang menyebabkan seorang peserta tewas. Trump mengalami luka di bagian telinga.

Beberapa bulan kemudian, aparat juga menangkap seorang pria bersenjata di lapangan golf West Palm Beach ketika Trump sedang bermain golf.(red)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB