Lombok Jadi Tuan Rumah Aksi Donor Internasional IFRC 2025

Jumat, 4 Juli 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan IFRC Geneva dan Swedish Red Cross, mengunjungi kantor PMI Provinsi NTB, Rabu (2/7/2025).(Foto: istimewa)

Perwakilan IFRC Geneva dan Swedish Red Cross, mengunjungi kantor PMI Provinsi NTB, Rabu (2/7/2025).(Foto: istimewa)

MATARAM, MERCINEWS.COM – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Lombok, ditetapkan sebagai tuan rumah aksi donor internasional yang digagas International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies Geneva (IFRC GVA) pada 13 – 17 Oktober 2025 mendatang.

Penetapan ini terungkap dalam kunjungan delegasi IFRC GVA yang terdiri dari Sophie Anne Ludwig, Bart Broer, serta perwakilan dari Swedish Red Cross, Mari Charlott Morth, ke kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTB, Rabu (2/7/2025) lalu. Dalam kunjungan itu, mereka didampingi oleh Plh Sekda NTB Lalu Moh. Faozal dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Ahmadi.

Baca Juga:  Bertahun-tahun Bungkam, Siswi di Lombok Ungkap Dugaan Pelecehan Gurunya Sejak SD

Kepala Markas PMI Pusat, Arifin Muh Hadi, mengatakan, kunjungan ini merupakan bagian dari asesmen awal menuju pelaksanaan program aksi kemanusiaan yang fokus pada sistem peringatan dini bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka memilih Lombok sebagai lokasi utama karena daerah ini dinilai rawan terhadap bencana seperti banjir, gempa, dan kekeringan,” ujar Arifin dalam keterangan tertulis, Jumat (4/7/2025).

Arifin menjelaskan bahwa Lombok merupakan wilayah unik karena berbasis kepulauan namun memiliki risiko tinggi terhadap bencana. Program ini nantinya akan bersinergi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten untuk membangun ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Baca Juga:  Rayakan HUT ke-5, Sekretaris AMKI Jabar Apresiasi Eksistensi Media Indramayunews.id

Dalam aksi donor yang akan digelar Oktober nanti, IFRC akan menghadirkan perwakilan delegasi dari 19 negara, termasuk relawan dari Uni Eropa, Australia, dan Kanada, serta sekitar 40 relawan nasional, termasuk dari NTB.

Selain itu, tiga relawan internasional dari IFRC dan Swedish Red Cross tersebut juga telah memberikan kontribusi besar saat bencana gempa Lombok tahun 2018, termasuk menangani kekeringan di Lombok Barat dan Sumbawa.

Kunjungan ke Kantor Gubernur NTB ini sekaligus menjadi ajang observasi potensi kerjasama antara PMI dan pemerintah daerah dalam memperkuat aksi kemanusiaan berbasis peringatan dini.

“Mereka ingin melihat seberapa efektif aksi peringatan dini dapat menjadi ujung tombak mitigasi risiko bencana. Inilah yang akan dinilai dan menjadi dasar program selanjutnya,” jelas Arifin.

Baca Juga:  Budayawan Anton Charliyan Soroti Naskah Sunda Kuno sebagai Bukti Kearifan Lokal Cegah Stunting

Ketua PMI Lombok Barat, Haris Karnain, menambahkan bahwa selain mengunjungi kantor PMI NTB, delegasi IFRC juga dijadwalkan mengunjungi Kecamatan Sekotong sebagai lokasi percontohan.

“Kami telah siap. Relawan PMI Lombok Barat akan mendukung penuh asesmen dari para delegasi internasional yang akan datang ke Lombok Oktober nanti,” kata Haris.

Ia memastikan koordinasi sudah dilakukan dengan PMI NTB, Pemprov NTB, dan pemda terkait guna memastikan kesiapan tenaga, lokasi, dan logistik demi kelancaran program berskala global tersebut.(red)

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB