Jokowi pernah Terbang dari Aceh ke Papua melewati 7 Negara

Jumat, 17 Maret 2023 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bangga dengan Indonesia. Bayangkan, ia pernah mencoba terbang dari Aceh ke Papua yang memakan waktu 9 jam 15 menit.

Waktu tempuh tersebut, dikatakan Jokowi setara jika kita terbang dari London sampai Istanbul atau melewati 7 negara.

Hal itu ia sampaikan dalam sambutan pada Istigasah dan doa bersama Rabithah Melayu-Banjar di Tabalong, Kalimantan Selatan. Kepada masyarakat setempat, presiden berpesan untuk menanamkan rasa cinta tanah air sebagai sebuah kebanggaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya pernah terbang dari Aceh sampai ke Papua saya coba ini Indonesia ini sejauh mana sih? Aceh ke Papua berapa dibutuhkan lewat terbang dengan pesawat 9 jam 15 menit itu kalau terbang dari London sampai di Istanbul itu melewati 7 negara artinya betapa sangat besarnya negara ini dan kita harus menyadari itu agar kita semuanya bangga terhadap negara kita Indonesia,” kata Jokowi di lokasi, seperti dikutip dari siaran daring, Jumat (17/3).

Baca Juga:  Stafsus Menag Gugun Gumilar: Negara Lindungi Setiap Warga, Bukan Mayoritas

Jokowi mengingatkan, besarnya Indonesia diikat dengan konsensus kebangsaan yaitu Pancasila undang-undang dasar 1945 NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Artinya, meski banyak rakyatnya, berbeda suku bahasa dan budayanya, Jokowi yakin semua tetap satu Indonesia.

“Kita harus sadar bahwa bangsa ini bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar penduduk kita sekarang sudah 280 juta yang hidup di 17.000 pulau yang kita miliki dan kita ini bermacam, beraneka ragam suku adat tradisi agama, coba bahasa saja bahasa daerah kita memiliki lebih dari 1300 bahasa daerah yang berbeda-beda,” ujar Jokowi.

Baca Juga:  Prabowo Dijadwalkan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan 

Atas dasar semangat persatuan, Jokowi berpesan untuk tetap menjaga tanah masyarakat Melayu Banjar yang dikenal religius menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan nilai-nilai adat tradisi ketimuran agar selalu lestari sesuatu dengan rahmat Allah bagi seluruh alam.

Terima kasih saya sampaikan, jaga dan lestarikan nilai luhur adat budaya Melayu Banjar, kembangkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin,” katanya.

Jokowi mengingatkan, besarnya Indonesia diikat dengan konsensus kebangsaan yaitu Pancasila undang-undang dasar 1945 NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Artinya, meski banyak rakyatnya, berbeda suku bahasa dan budayanya, Jokowi yakin semua tetap satu Indonesia.

“Kita harus sadar bahwa bangsa ini bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar penduduk kita sekarang sudah 280 juta yang hidup di 17.000 pulau yang kita miliki dan kita ini bermacam, beraneka ragam suku adat tradisi agama, coba bahasa saja bahasa daerah kita memiliki lebih dari 1300 bahasa daerah yang berbeda-beda,” ujar Jokowi.

Baca Juga:  Bamsoet sebut, Sampai saat ini tidak ada yang bisa melampaui Jokowi soal dana desa

Atas dasar semangat persatuan, Jokowi berpesan untuk tetap menjaga tanah masyarakat Melayu Banjar yang dikenal religius menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan nilai-nilai adat tradisi ketimuran agar selalu lestari sesuatu dengan rahmat Allah bagi seluruh alam.

“Terima kasih saya sampaikan, jaga dan lestarikan nilai luhur adat budaya Melayu Banjar, kembangkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin,” katanya.

(m/c)

Sumber: Liputan6

Berita Terkait

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Usai Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45 WIB

KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB