Ini Tambak Udang Vaname Modern & Berukuran Jumbo Pertama di Indonesia

Sabtu, 11 Maret 2023 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Presiden Joko Widodo meresmikan Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Ini adalah tambak udang modern pertama sekaligus terbesar di Indonesia.

Sebelum tambak budi daya udang ini dibangun, lokasi ini merupakan lahan kosong dan tambak tradisional eksisting dengan produktivitas sangat rendah hanya 0,6 ton/hektar/tahun. Tambak tradisional memiliki bentuk tambak tidak beraturan, serta tidak adanya tandon dan IPAL.

Jokowi berharap dari kawasan tambak ini bisa menghasilkan udang berkualitas di atas 40 ton per hektare.

Di tambak udang berbasis kawasan ini telah diselesaikan 60 hektar, yang akan menghasilkan udang 1 hektar nya kurang lebih kita harapkan di atas 40 ton dan kawasan budi daya udang ini menghabiskan anggaran Rp 175 miliar,” ungkap Jokowi saat peresmian, Kamis (9/3/2023).

Presiden Joko Widodo meresmikan Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Tambak terbesar di Indonesia?

Jokowi juga berharap kawasan ini menjadi contoh provinsi lain dalam hal budi daya udang. Karena manajemen modern yang dilakukan bisa digunakan untuk mengembangbiakan udang berjenis Vaname.

Ini bisa nantinya di copy untuk diterapkan di daerah lain kita harapkan ini menjadi contoh yang baik bagi budi daya udang vaname yang memerlukan kebersihan air yang memerlukan betul betul manajemen yang detail dan kita harapkan ini menjadi contoh kita semua,” tuturnya.

Baca Juga:  Sambut Puasa, Pemkab Aceh Besar Gelar Pasar Murah

Pembangunan tambak udang berbasis kawasan di Kebumen menggunakan pertimbangan ekologi dan ekonomi. Sehingga sasarannya tidak hanya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan pendapatan asli daerah, tapi juga kelestarian ekosistem.

Untuk menjamin kelestarian ekosistem ini, tambak udang berbasis kawasan di Kebumen dilengkapi dengan tandon air dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Infrastruktur lainnya berupa water intake, saluran outlet, laboratorium, gudang pakan, bangunan pasca panen, rumah genset, rumah jaga tambak, dan jalan produksi.

Baca Juga:  Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Jadi prinsipnya, tambak udang ini sangat ramah lingkungan sesuai prinsip blue ekonomi. Tidak merusak mangrove karena memiliki water treatment, IPAL, dan tandon. IPAL ini yang paling pokok, sehingga sisa proses budi daya tidak langsung dibuang ke laut, tapi ada proses treatment yang dilakukan.

(m/c)

Berita Terkait

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal
PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare
SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit
PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang
Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026
PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi
PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:42 WIB

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:14 WIB

SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB