Israel serang kamp pengungsi di kota Khan Yunis, 70 meninggal dan 300 terluka

Sabtu, 13 Juli 2024 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IDF menyerang kamp pengungsi di kota Khan Yunis di selatan Jalur Gaza/pada sabtu 13 Juli 2024,

IDF menyerang kamp pengungsi di kota Khan Yunis di selatan Jalur Gaza/pada sabtu 13 Juli 2024,

Jakarta, Mercunews.com – Lebih dari 70 orang meninggal dunia dan sekitar 300 lainnya terluka setelah IDF menyerang kamp pengungsi di kota Khan Yunis di selatan Jalur Gaza, Al Jazeera melaporkan pada sabtu 13 Juli 2024,

Rumah sakit tempat para korban dirawat mengatakan mereka tidak bisa lagi menerima korban luka luka.

Kantor Media Pemerintah Gaza juga mengeluarkan pernyataan yang mengatakan lebih dari 100 orang Palestina, termasuk staf pertahanan sipil, tewas dan ratusan terluka dalam serangan itu.

Ini adalah pembantaian baru yang dilakukan oleh militer Israel di salah satu wilayah di mana orang-orang disuruh mencari perlindungan. Jet tempur Israel menargetkan al-Mawasi dengan lima bom dan lima rudal di tempat tinggal pengungsi Palestina.

Korbannya adalah anak-anak, warga sipil tak berdosa, perempuan dan orang lanjut usia.

Pesawat tempur Israel menembakkan lima rudal ke tenda pengungsi Palestina di dekat bundaran al-Nus. Serangan tersebut terjadi di dekat tenda dan unit penyulingan air di al-Mawasi, yang menyebabkan banyak korban.

Baca Juga:  Dunia tidak bisa membiarkan Lebanon menjadi Gaza ke dua, kata Guterres

Mereka yang terluka sedang diangkut ke rumah sakit terdekat.

Seorang juru bicara pertahanan sipil Gaza mengatakan kepada Al Jazeera bahwa daerah yang ditargetkan ditetapkan oleh pasukan Israel sebagai zona “aman”.

Seorang pejabat di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis mengatakan kepada Al Jazeera bahwa lebih dari 50 jenazah dan puluhan orang terluka telah tiba di rumah sakit.

Dia menekankan bahwa tim medis tidak memiliki kapasitas untuk menerima lebih banyak pasien yang terluka, yang terus dievakuasi oleh tim pertahanan sipil dari lokasi pemboman Israel di al-Mawasi.

Baca Juga:  Intelijen Barat Sebut Ukraina akan Kehilangan wilayah jumlah besar akhir tahun

Rumah sakit Rafah juga telah menerima sejumlah orang yang terluka, namun mereka juga tidak dapat memberikan perawatan yang diperlukan karena kekurangan pasokan medis.

Masyarakat menjadi sangat panik dan ketakutan karena di sinilah mereka disuruh mencari perlindungan dan ribuan tempat penampungan sementara telah didirikan di sana.

Petugas darurat terus mencari korban selamat untuk mengantarkan mereka ke rumah sakit lapangan guna mendapatkan perawatan medis.

(m/c)

Sumber Berita : AL JAZEERA

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB