Israel menjatuhkan sanksi terhadap Norwegia, karena mengakui Palestina

Kamis, 8 Agustus 2024 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benjamin Netanyahu/ Foto: Yeni. Safak

Benjamin Netanyahu/ Foto: Yeni. Safak

Mercinews.com – Menurut surat kabar Yediot Ahronot,pada Kamis Israel membatalkan perjanjian mengenai pendapatan pajak yang dikumpulkan atas nama pemerintah Palestina untuk disetorkan ke rekening pemerintah Palestina di Kerajaan Norwegia.

Disebutkan dalam pemberitaan bahwa keputusan ini diambil oleh kabinet keamanan sempit Israel, namun tetap dirahasiakan, dan keputusan tersebut diambil sebagai tindakan pencegahan terhadap langkah yang diambil Norwegia, seperti mengakui negara Palestina pada Mei lalu.

Menurut pemberitaan, Israel, yang berencana membuat perjanjian dengan negara lain selain Norwegia, untuk melakukan transfer pendapatan pajak yang dikumpulkan atas nama pemerintah Palestina, sedang berusaha membujuk Swiss mengenai masalah ini.

Berita tersebut menggambarkan Norwegia sebagai “negara yang paling memusuhi Israel di Eropa” dan menyatakan bahwa Kementerian Luar Negeri Israel sedang berupaya untuk membuat tindakan hukuman tambahan terhadap Norwegia, namun tidak ada informasi rinci yang diberikan mengenai tindakan tersebut.

Dana Pajak

Pada tanggal 3 November 2023, Dewan Menteri Israel memutuskan untuk memotong jumlah yang dialokasikan untuk Jalur Gaza dan tahanan Palestina dari dana pajak yang dikumpulkan atas nama pemerintah Palestina.

Setelah itu, pada 5 November 2023, pemerintah Palestina mengumumkan penolakannya untuk menerima dana pajak. Dalam pernyataannya yang diterbitkan pada 19 Februari, Kementerian Luar Negeri Norwegia mengumumkan bahwa mereka telah menjalankan proses yang diselenggarakan oleh Israel atas nama pemerintah Palestina dan dihentikan setelah tanggal 7 Oktober.

Baca Juga:  Rudal AS yang akan di kerahkan ke Jerman, sekita 10 menit mencapai wilayah Rusia

Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa Israel akan mentransfer pajak yang dikumpulkannya ke Norwegia, dan Norwegia akan mengirimkan jumlah selain jumlah yang dialokasikan untuk Gaza kepada pemerintah Palestina.

Sesuai dengan Protokol Ekonomi Paris yang ditandatangani antara Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada tahun 1994, pemerintah Israel mentransfer dana tahunan sebesar 2 miliar dolar yang dikumpulkan atas nama rakyat Palestina dari gerbang perbatasan yang berada di bawah kendalinya ke kas Palestina.

Keputusan Norwegia untuk mengakui Palestina

Norwegia mengumumkan pada 28 Mei bahwa mereka secara resmi mengakui negara Palestina. Israel menarik duta besarnya untuk Irlandia dan Norwegia, yang secara resmi mengakui negara Palestina.

Baca Juga:  Kerusuhan meletus di Paris, protes massal setelah pemilu 2024

Pada hari Selasa, Norwegia mengajukan pendapat tertulis kepada Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) yang menyatakan bahwa tidak ada hambatan untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan bahwa Perjanjian Oslo tidak relevan untuk menentukan yurisdiksi ICC. Sebagai penjamin Perjanjian Oslo, Norwegia memegang pengaruh signifikan di ICC.

Setelah Norwegia memutuskan untuk mengakui negara Palestina bersamaan dengan Irlandia dan Spanyol, jumlah negara yang mengakui negara Palestina bertambah menjadi 146.

(m/c)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru