Indonesia-Malaysia Kompak Dukung Solusi Damai untuk Palestina

Sabtu, 28 Juni 2025 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menggelar pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 27 Juni 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menggelar pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 27 Juni 2025. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA, MERCINEWS.COM – Indonesia-Malaysia menyatakan komitmen bersama mendukung Solusi Dua Negara (Two-State Solution) sebagai satu-satunya jalan menuju perdamaian antara Palestina dan Israel. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam konferensi pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/6/2025).

“Kami tetap mendukung kemerdekaan Palestina. Hanya Solusi Dua Negara yang dapat mengakhiri konflik ini,” tegas Presiden Prabowo.

Kedua pemimpin menegaskan pentingnya pendekatan diplomatik dan kerja sama global untuk mendorong penyelesaian damai dan adil bagi rakyat Palestina.

Presiden Prabowo menambahkan bahwa Indonesia dan Malaysia memiliki pandangan yang sejalan dalam mendesak komunitas internasional agar mengambil langkah kolektif dalam meredakan ketegangan di Timur Tengah.

“Indonesia dan Malaysia menilai perlu adanya upaya bersama dari dunia internasional guna menyelesaikan konflik ini secara damai,” katanya.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua kepala negara juga membahas penguatan hubungan antara Indonesia dan Malaysia di bidang ekonomi, keamanan, dan geopolitik kawasan. Namun, isu Palestina tetap menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Pendidikan Kunci Wujudkan Kesejahteraan

Komitmen Konsisten Indonesia

Dukungan Indonesia terhadap Palestina bukan hal baru. Dalam berbagai forum internasional, Indonesia terus menyuarakan pentingnya pengakuan atas kemerdekaan Palestina yang hidup berdampingan secara damai dengan Israel sebagai kunci tercapainya perdamaian abadi.

Solusi Dua Negara telah menjadi pijakan hukum internasional sejak Resolusi PBB tahun 1974 dan diperkuat melalui Perjanjian Oslo 1993. Kala itu, Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) saling mengakui eksistensi masing-masing sebagai negara berdaulat.

Baca Juga:  Sebanyak 66 Pekerja Migran Meninggal di Malaysia, Hanya Satu yang Legal

Namun, implementasi solusi ini menghadapi tantangan besar, terutama dari kelompok ekstrem di kedua belah pihak, termasuk Hamas di Palestina dan sayap kanan ultranasionalis di Israel. Pembunuhan Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin oleh ekstremis dalam negeri menjadi salah satu titik balik yang memperlemah proses perdamaian.

Meski prosesnya tak mudah, Indonesia dan Malaysia tetap teguh pada komitmen mendukung Palestina melalui jalur diplomasi dan penyelesaian damai. Solusi Dua Negara dinilai sebagai satu-satunya pendekatan realistis yang menjunjung nilai keadilan dan kemanusiaan.(red)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru