Denpasar, Mercinews.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Bali resmi meluncurkan aplikasi SIMPUL BALI (Strategi Komunikasi Publik Berbasis Literasi Media) sebagai upaya memperkuat layanan keimigrasian sekaligus meningkatkan edukasi publik.
Peluncuran yang digelar di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Rabu (3/12), menghadirkan sosialisasi terpadu dan pengenalan sistem pengaduan masyarakat berbasis digital yang terintegrasi di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi se-Bali.
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Imigrasi Bali, Anak Agung Bagus Narayana, menjelaskan, SIMPUL BALI dikembangkan dengan strategi 4P+1C, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi dan menyampaikan pengaduan melalui aplikasi, media sosial, maupun layanan counter di empat UPT Imigrasi di Bali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Aplikasi ini menempatkan masyarakat bukan sekadar penerima informasi, tetapi juga mitra aktif dalam memberikan pengaduan dan umpan balik yang tercatat aman,” kata Narayana.
Sistem ini mengintegrasikan seluruh UPT, sehingga penyebaran informasi dan penanganan pengaduan berjalan efektif dan terkoordinasi.
Selain itu, Kanwil Imigrasi Bali menjalin kerja sama strategis dengan kepolisian untuk kasus tindak pidana umum WNA, Satpol PP terkait pelanggaran Perda WNA, serta Pecalang dalam kasus pelanggaran adat.
Peluncuran SIMPUL BALI juga menandai rampungnya beberapa milestone proyek perubahan, termasuk pembentukan tim efektif, penyusunan dan pengesahan standar operasional prosedur (SOP), serta pelaksanaan pilot project di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.
Implementasi awal sistem ini telah memperkuat tata kelola internal, meningkatkan kesadaran kolektif pengawasan orang asing, serta menyediakan saluran pengaduan resmi yang jelas bagi masyarakat.
“SIMPUL BALI adalah langkah nyata transformasi Imigrasi Bali menuju birokrasi digital 4.0. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memanfaatkan kanal ini agar layanan keimigrasian lebih optimal dan efektif,” tutur Anak Agung Bagus Narayana.(red)






