Hizbullah Menyerang Puluhan Roket saat Israel Gempur Rafah

Senin, 6 Mei 2024 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Hizbullah melontarkan serangan puluhan roket ke sebuah pangkalan militer Israel di Dataran Tinggi Golan. Serangan roket itu disebut sebagai pembalasan atas serangan Israel di timur Lebanon.

Dilansir kantor berita AFP, Kelompok milisi Lebanon yang didukung Iran itu melontarkan “puluhan roket Katyusha” ke pangkalan militer Israel pada Senin (6/5/2024).

Hizbullah mengaku merespons serangan Israel pada Senin (6/5) dini hari waktu setempat di timur negara itu. Terkait serangan itu, militer Israel mengatakan mereka menyerang sebuah “kompleks militer” Hizbullah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Media resmi Lebanon melaporkan tiga orang terluka akibat serangan Israel.

Para petempur Hizbullah lalu meluncurkan “puluhan roket Katyusha” yang menargetkan “markas besar Divisi Golan…di pangkalan Nafah”, kata kelompok itu dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (6/5).

Hizbullah menyebut hal itu “sebagai respons terhadap serangan musuh yang menargetkan wilayah Bekaa”.

Baca Juga:  China tentang pembangunan permukiman warga Israel di wilayah Palestina

Israel dan Hizbullah Lebanon telah saling baku tembak secara rutin di lintas perbatasan sejak serangan kelompok Hamas pada 7 Oktober terhadap Israel selatan, yang memicu perang di Jalur Gaza.

Dalam beberapa minggu terakhir, sekutu Hamas, Hizbullah, telah meningkatkan serangannya terhadap Israel utara, dan militer Israel telah menyerang lebih jauh ke dalam wilayah Lebanon.

“Pesawat tempur musuh melancarkan serangan sekitar pukul 01.30 dini hari tadi terhadap sebuah pabrik di Sifri, melukai tiga warga sipil dan menghancurkan bangunan tersebut,” lapor kantor berita resmi Lebanon, National News Agency.

Sifri terletak di Lembah Bekaa Lebanon, dekat kota Baalbek, sekitar 80 kilometer dari perbatasan Israel-Lebanon.

Militer Israel mengatakan pesawat-pesawat tempurnya “menyerang struktur militer Hizbullah… jauh di dalam Lebanon,” menyebut lokasi tersebut sebagai “Safri”.

Di Lebanon, setidaknya 390 orang tewas dalam hampir tujuh bulan kekerasan lintas batas. Sebagian besar dari mereka adalah militan tetapi juga termasuk lebih dari 70 warga sipil, menurut penghitungan AFP.

Baca Juga:  AS dan sekutunya ingin memutuskan hubungan ekonomi dengan China

Sementara Israel mengatakan 11 tentara dan sembilan warga sipil tewas di sisi perbatasannya. Puluhan ribu orang telah mengungsi di kedua sisi.

Israel Gempur Rafah Palestina
Gempuran Israel yang menargetkan sebuah rumah di Rafah di Gaza Selatan menewaskan sembilan warga Palestina. Dengan demikian, jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di Rafah kini bertambah menjadi 19 orang.

Serangan Israel itu terjadi hanya beberapa jam setelah sayap bersenjata Hamas, Brigade al-Qassam, pada Minggu (5/5) mengaku bertanggung jawab atas serangan roket di penyeberangan Kerem Shalom ke Gaza, yang menurut Israel menewaskan tiga tentaranya.

Dilansir Reuters dan Al Arabiya, Senin (6/5/2024), petugas medis Palestina mengatakan, tak lama setelah serangan Hamas itu, Israel melancarkan serangan udara balasan yang menghantam sebuah rumah di Rafah yang menewaskan tiga orang dan melukai beberapa lainnya.

Baca Juga:  Israel siap melakukan gencatan senjata dengan imbalan pembebasan sandera

Militer Israel mengkonfirmasi serangan balasan tersebut. Militer Israel mengatakan bahwa serangan tersebut mengenai peluncur tempat proyektil Hamas ditembakkan, serta “struktur militer” di dekatnya.

Peluncuran yang dilakukan oleh Hamas di dekat Penyeberangan Rafah… adalah contoh nyata eksploitasi sistematis yang dilakukan organisasi teroris terhadap fasilitas dan ruang kemanusiaan, dan mereka terus menggunakan penduduk sipil Gaza sebagai tameng manusia,” katanya.

Hamas membantah pihaknya menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia.

Serangan udara Israel pada Minggu (5/5) waktu setempat menewaskan sembilan warga Palestina, termasuk seorang bayi, di sebuah rumah lainnya di Rafah, kata para pejabat kesehatan Gaza. Mereka mengatakan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di Rafah pada hari Minggu menjadi sedikitnya 19 orang. (*)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB