Medan, Mercinews.com – Peringatan Hari Bumi 2026 dimanfaatkan PTPN IV PalmCo untuk mengusung gerakan penanaman 50.000 pohon melalui program “One Man One Tree” yang dilaksanakan di berbagai wilayah operasional perusahaan.
Program ini menjadi bagian dari komitmen PalmCo dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas bisnis dan kelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan, gerakan tersebut dirancang sebagai aksi nyata yang melibatkan seluruh karyawan hingga tingkat unit terkecil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program ‘One Man One Tree’ ini adalah langkah nyata untuk memastikan bumi tetap menjadi penopang kehidupan. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan keberlanjutan di masa depan,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, target penanaman 50.000 pohon pada 2026 merupakan kelanjutan dari program serupa pada tahun-tahun sebelumnya.
Pada 2024, perusahaan menanam 8.750 pohon, meningkat menjadi 17.500 pohon pada 2025. Secara keseluruhan, lebih dari 76.000 pohon telah ditanam di berbagai wilayah operasional.
Menurut Jatmiko, peningkatan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam mendukung pemulihan ekosistem. Kehadiran jajaran direksi dan manajemen regional di lapangan juga dilakukan untuk memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.
Selain itu, program ini turut mendukung kinerja ESG PalmCo di tingkat global, di mana perusahaan disebut berada di peringkat kedua dunia untuk kategori agrikultur.
“Fokus kami adalah menjaga kawasan bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value/HCV) serta area kritis lainnya agar tetap terkelola dengan baik,” kata Jatmiko.
Pelaksanaan penanaman dilakukan secara serentak di tujuh region operasional PalmCo dengan pendekatan yang disesuaikan kondisi ekologis masing-masing wilayah.
Di Kalimantan Barat, penanaman difokuskan pada area yang rentan mengalami degradasi lahan. Karyawan PalmCo, Ike Septiani, menyebut keterlibatan langsung pekerja mendorong rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Vegetasi yang kuat diperlukan untuk menjaga struktur tanah agar tidak mudah rusak, sehingga operasional tetap selaras dengan kondisi alam,” ujarnya.
Sementara itu, di Riau, penanaman diarahkan pada perlindungan ekosistem perairan, khususnya di sempadan sungai untuk mencegah erosi dan menjaga kualitas air.
“Penanaman di sepanjang aliran sungai menjadi prioritas. Kami berharap langkah ini juga mendorong masyarakat sekitar untuk ikut menjaga lingkungan,” kata karyawan lainnya, Candra Syahroni.
Melalui gerakan yang melibatkan ribuan karyawan ini, PalmCo menegaskan komitmennya menjadikan isu keberlanjutan sebagai bagian integral dari operasional perusahaan. Peringatan Hari Bumi pun dimaknai sebagai momentum untuk menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan.(red)






