Imigrasi Ngurah Rai Deportasi Buronan Interpol Asal Inggris

Rabu, 8 April 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Imigrasi Ngurah Rai mengawal ketat proses deportasi WNA Inggris Buronan Interpol di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Selasa (7/4/2026). (Foto: Mercinews.com/HO-Kanim Ngurah Rai)

Petugas Imigrasi Ngurah Rai mengawal ketat proses deportasi WNA Inggris Buronan Interpol di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Selasa (7/4/2026). (Foto: Mercinews.com/HO-Kanim Ngurah Rai)

Bali, Mercinews.com – Kantor Imigrasi Ngurah Rai bersama Sekretariat NCB Interpol Indonesia mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris berinisial SL (45) yang masuk dalam daftar buronan internasional. SL diduga merupakan pimpinan jaringan kriminal lintas negara.

Dalam siaran pers Imigrasi Ngurah Rai, Rabu (8/4/2026), disebutkan bahwa SL dipulangkan pada Selasa (7/4/2026) melalui penerbangan rute Denpasar-Jakarta, sebelum melanjutkan perjalanan ke Amsterdam.

Baca Juga:  AWK Resmikan ADWITI, Dorong Bali Jadi Pusat Wisata Spiritual Berbasis Ekonomi Rakyat

Sebelumnya, SL diamankan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (28/3/2026). Penangkapan dilakukan setelah sistem keimigrasian mendeteksi yang bersangkutan sebagai subjek Red Notice Interpol saat tiba dari Singapura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil koordinasi dan data intelijen, SL diduga berperan sebagai pengendali jaringan kriminal internasional.

Baca Juga:  Pengamanan Kedatangan Jenazah Prajurit TNI, Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kerahkan 90 Personel

Ia disinyalir mengoordinasikan anggotanya dalam operasi perusahaan fiktif serta tindak pidana pencucian uang.

Kakanim Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, mengatakan, keberhasilan pengamanan ini menunjukkan efektivitas sistem pengawasan keimigrasian yang terintegrasi.

“Pendeportasian ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga kedaulatan negara. Kami tidak akan membiarkan wilayah Indonesia, khususnya Bali, menjadi tempat pelarian atau basis operasi pelaku kriminal internasional,” ujar Bugie.

Baca Juga:  Pertama dalam Sejarah, Perwira TNI AD Achmad Fikri Bawa Pulang Magister dari Lemhannas Yordania

Ia menegaskan, pengawasan keimigrasian menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan nasional dari potensi ancaman asing.

Pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi penegak hukum, baik di dalam negeri maupun internasional, guna memastikan setiap perlintasan orang asing terpantau secara akurat.

Pengawasan berbasis intelijen dinilai menjadi elemen penting dalam mencegah kejahatan lintas negara sekaligus menjaga stabilitas dan ketertiban nasional.(red)

Berita Terkait

PalmCo Siapkan Pemimpin Muda Hadapi Tantangan Industri Sawit Global
PTPN IV PalmCo Dorong Riset Terapan Tingkatkan Produktivitas Sawit
Cegah Stunting di Jakarta Utara, PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rusun Rorotan
Nanik Deyang Pamit ke Prabowo, Mundur dari Jabatan Kepala BGN
Hari Bakti ke-79 TNI AU Jadi Momentum Lanud Halim Berbagi ke Masyarakat
Polisi Ungkap Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai
PMI Jakarta Utara Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Dukung Program Pemprov DKI
OJK Ungkap Penyebab Judol Makin Sulit Diberantas

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:51 WIB

PalmCo Siapkan Pemimpin Muda Hadapi Tantangan Industri Sawit Global

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:10 WIB

PTPN IV PalmCo Dorong Riset Terapan Tingkatkan Produktivitas Sawit

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:17 WIB

Cegah Stunting di Jakarta Utara, PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Edukasi Warga Rusun Rorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:57 WIB

Nanik Deyang Pamit ke Prabowo, Mundur dari Jabatan Kepala BGN

Senin, 20 Juli 2026 - 18:28 WIB

Hari Bakti ke-79 TNI AU Jadi Momentum Lanud Halim Berbagi ke Masyarakat

Berita Terbaru