Hadiri Halal Bihalal HMI, dr. Sarbini cerita Perjuangan bangun RS Indonesia di Gaza

Rabu, 29 Mei 2024 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok mer-c / di Halal Bihalal dengan tema 'Kemerdekaan Palestina, Amanah UUD 1945 dan Khittah Perjuangan HMI MPO', yang digelar di Gedung Djoeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/2024)

Foto: dok mer-c / di Halal Bihalal dengan tema 'Kemerdekaan Palestina, Amanah UUD 1945 dan Khittah Perjuangan HMI MPO', yang digelar di Gedung Djoeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/2024)

Jakarta. Mercinews.com – Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) dr. Sarbini Abdul Murad menceritakan perjuangan membangun Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina, saat menghadiri Halal Bihalal Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

“Ini adalah mission impossible, karena kita membangun di tempat yang diblokade. Tidak hanya orang yang sulit masuk, bahkan uang pun sulit masuk Gaza,” katanya di Halal Bihalal dengan tema ‘Kemerdekaan Palestina, Amanah UUD 1945 dan Khittah Perjuangan HMI MPO’, yang digelar di Gedung Djoeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5).

“Dulu kami datang ke Gaza, kemudian terdengar ledakan bom, saat itu yang kami rasakan bukan takut. Kami justru sangat marah karena tidak ada yang bisa dilakukan menyaksikan hal tersebut. Maka dari itu kita berusaha membangun Rumah Sakit yang sangat monumental, hadiah rakyat Indonesian untuk bangsa Palestina,” ujarnya.

Ia mengungkap, Rumah Sakit yang dibangun dari sumbangan masyarakat Indonesia ini dibangun sebaik mungkin, dengan peralatan dan fasilitas terbaik, karena MER-C sangat menghargai usaha pembangunan RS ini.

Sarbini mengatakan, untuk itu RS Indonesia memiliki fasilitas terbaik dan terbesar kedua di Jalur Gaza. Terakhir sebelum diserang Israel karena tuduhan adanya terowongan Hamas, RS Indonesia menjadi rujukan korban-korban serangan Israel dan tempat berlindung bagi ribuan warga Palestina di Gaza.

Baca Juga:  Ojol Mengaku Bangga Bertemu Presiden saat Open House Idulfitri di Istana

“Di dalamnya pun kita rancang dengan baik, ruangannya kita beri nama-nama Indonesia seperti Pulau Sumatra, Jawa, Sulawesi ada pahlawan seperti Cut Nyak Dhien, Cut Dik Tiro karena kita ingin mengenakan Indonesia kepada Bangsa Palestina,” tambahnya.

“Warga Gaza sendiri saat awal Rumah Sakit ini dibangun mengatakan, ” Kami tidak tahu di mana Indonesia. Yang kami tahu itu negara sangat jauh” untuk itu warga Gaza sangat menghargai kehadiran dan bantuan kita,” kara Sarbini.

Foto: Mer-c

Lebih lanjut, Sarbini menyerukan dukungan kepada warga Gaza yang saat ini masih terus diserang Israel. Ia sendiri menyayangkan di Indonesia masih ada orang yang mendukung tindakan Israel setelah menyaksikan apa yang terjadi.

Baca Juga:  Kepala Pentagon minta Korut untuk berhenti peluncuran balon sampah ke Korsel

Rumah Sakit Indonesia berlokasi di atas bukit dekat Jabaliya, kamp pengungsi terbesar di Gaza yang dibangun dari sumbangsih rakyat Indonesia melalui Medical Emergency Rescue Committee (MER-C).

Serangan pasukan pendudukan Israel pada Kamis (23/11) malam telah menyebabkan kerusakan parah di RS Indonesia dan menyebabkan tiga relawan MER-C, staf Rumah Sakit, serta seluruh pasien dan warga Gaza yang berada di sana terpaksa mengungsi ke Gaza Selatan. (mc)

Penulis : Astuti

Editor : Rima M

Sumber Berita : Mer-c

Berita Terkait

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Usai Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45 WIB

KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB