GNPF dan PA 212 Tolak Kedatangan Timnas U-20 Israel ke Indonesia

Selasa, 7 Maret 2023 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Semakin banyak penolakan dan kecaman terhadap Timnas U20 Israel yang akan datang ke Indonesia untuk Piala Dunia Sepak Bola U-20 meski Ketua PSSI Erick Thohir telah memberi jaminan kepada mereka.

Usai penolakan PKS dan Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) Fadli Zon, kini penolakan datang dari tiga gerakan Islam yaitu Front Persaudaraan Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Baca Juga:  Presiden Prabowo posting buka puasa bersama Titiek Soeharto dan Didit

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataan sikap bersama, ketiganya mengecam dan menolak keras kedatangan Timnas U20 Israel yang merupakan perwakilan Negara israel penjajah Palestina.

Menurut pernyataan yang diterima Hidayatullah,

PA 212 turut mengecam pemerintah yang membiarkan kedatangan perwakilan Israel ke Indonesia.

Baca Juga:  Gubernur Wayan Koster Tolak Timnas Israel Bertanding di Bali

“MENGECAM sikap Pemerintah Indonesia yang membiarkan representasi Negara Penjajah Israel untuk memijakkan kaki di Bumi Indonesia yang menentang keras segala bentuk Penjajahan manusia sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945,” ujar pernyataan yang ditanda tangani Ketum FPI Habib Muhammad Alatthas, Ketum GNPF-U Yusuf M Martak, dan Ketum PA 212 KH. Abdul Qohar.

Ketiga gerakan Islam mendesak Pemerintah untuk serius dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan Masjid Al-Aqsa dengan menolak Timnas Israel seperti halnya saat Timnas Rusia ditolak pada Piala Dunia 2022 di Qatar akibat invasi di Ukraina.

Baca Juga:  Ketua PDIP Jabar Tolak Kehadiran Timnas Israel di Piala Dunia U-20

Terakhir, ketiganya mengajak umat Islam agar terus mengerahkan segala upaya mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina yang telah dijajah Zionis Israel sejak tahun 1948 hingga saat ini.

(m/c)

Berita Terkait

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Usai Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45 WIB

KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’

Berita Terbaru