Gagal Kabur Lewat Bandara Soetta, Terduga Penembak WNA Australia Ditangkap Imigrasi

Rabu, 18 Juni 2025 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WNA Australia berinisial DFJ (27), terduga pelaku penembakan yang menewaskan satu WNA Australia lainnya.(Foto: Dok.Humas Ditjen Imigrasi)

WNA Australia berinisial DFJ (27), terduga pelaku penembakan yang menewaskan satu WNA Australia lainnya.(Foto: Dok.Humas Ditjen Imigrasi)

JAKARTA-MERCINEWS.COM – Upaya pelarian seorang warga negara asing (WNA) asal Australia berinisial DFJ (27) berhasil digagalkan petugas Imigrasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang pada Senin (16/6/2025) pagi. DFJ diduga terlibat dalam insiden penembakan yang menewaskan satu WNA Australia lainnya di Bali pada 14 Juni 2025.

Siaran pers Ditjen Imigrasi, Rabu (18/6) menyebutkan, penangkapan WNA Australia itu dilakukan berkat kecermatan sistem autogate Imigrasi yang mendeteksi DFJ sebagai subjek pencegahan dan penangkalan (cekal) saat ia hendak meninggalkan Indonesia menuju Kamboja melalui Singapura, sekitar pukul 06.25 WIB.

“Lampu merah pada autogate menyala saat DFJ memindai paspornya. Itu tanda bahwa dia masuk daftar cekal,” ujar Plt. Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman.

Tanpa membuang waktu, petugas Imigrasi segera mengamankan DFJ dan menyerahkannya kepada tim dari Subdirektorat Pengawasan Keimigrasian serta Interpol Indonesia untuk pemeriksaan lebih lanjut.

DFJ diduga kuat terlibat dalam insiden penembakan yang terjadi di sebuah vila di kawasan Banjar Sedahan, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu (14/6/2025) sekitar pukul 00.15 WITA. Peristiwa tragis itu menewaskan satu warga negara Australia di tempat kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka serius.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan informasi yang diterima dari Interpol, DFJ terindikasi sebagai pelaku utama penembakan. Ia kemudian masuk dalam daftar pencarian dan pencekalan di seluruh pintu keluar-masuk Indonesia.

Baca Juga:  HUT ke-10 Media Sudut Pandang, Mahasiswa Magister Hukum Unsurya Perkuat Semangat Antikorupsi

Usai menjalani pemeriksaan di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, DFJ secara resmi diserahkan kepada Polres Badung untuk proses hukum lebih lanjut. Penyerahan dilakukan pada malam harinya sekitar pukul 22.00 WIB, dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Badung AKP Muhammad Said Husein.

“Setelah proses verifikasi dan pemeriksaan, kami serahkan DFJ ke kepolisian karena proses penyidikan sepenuhnya menjadi kewenangan mereka,” tegas Yuldi.

Apresiasi Kolaborasi dan Teknologi Imigrasi

Keberhasilan penangkapan ini menuai apresiasi dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang memuji sinergi lintas lembaga dan efektivitas teknologi pengawasan yang dimiliki Imigrasi.

Baca Juga:  Sidang Kasus Chromebook: Saksi Tegaskan Tak Ada Pembayaran Rp 809 Miliar ke Nadiem

“Ini adalah bukti nyata bahwa sistem pengawasan keimigrasian Indonesia sudah tangguh. Autogate kami tidak hanya mempercepat layanan, tapi juga andal untuk menjaga keamanan nasional,” ujar Agus.

Ia menambahkan bahwa kerja sama antara Ditjen Imigrasi, Interpol, dan kepolisian menjadi model kolaborasi antarinstansi yang perlu terus diperkuat untuk mencegah pelanggaran lintas negara.

Saat ini, DFJ sudah dibawa ke Bali dan tengah berada dalam pengawasan kepolisian untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Aparat masih mendalami motif, jaringan, dan kronologi lengkap insiden penembakan yang sempat menggegerkan kawasan wisata tersebut.(red)

Berita Terkait

Kejagung Pastikan Pertemuan Kajati dan Kapolda untuk Perkuat Hubungan Kelembagaan
Perwakum Dukung Polresta Denpasar Usut Dugaan Oknum Wartawan Minta Uang
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim
Darsuli: Kasus Eks Jampidsus Ujian Integritas Penegak Hukum
Soroti Dinamika Polri dan Kejagung, Ini Saran Alexius Tantrajaya ke Presiden
GMPK Apresiasi Kortastipidkor Polri, Minta Dugaan Korupsi Batu Bara Diusut Tuntas
KOSMAK Minta KPK Ambil Alih Penanganan Dugaan Suap Perkara Sugar Group
Sidang Pendiri Rumah Singgah Clow Berlanjut, Kuasa Hukum Soroti Perbedaan Pasal Dakwaan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Kejagung Pastikan Pertemuan Kajati dan Kapolda untuk Perkuat Hubungan Kelembagaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:49 WIB

Perwakum Dukung Polresta Denpasar Usut Dugaan Oknum Wartawan Minta Uang

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:02 WIB

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Terkait Dugaan Suap Audit di Muara Enim

Senin, 13 Juli 2026 - 10:12 WIB

Darsuli: Kasus Eks Jampidsus Ujian Integritas Penegak Hukum

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:14 WIB

Soroti Dinamika Polri dan Kejagung, Ini Saran Alexius Tantrajaya ke Presiden

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB