Fraksi Gerindra Tolak LPj Wali Kota Binjai 2024, Ini Alasan dan Temuannya

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Binjai Fraksi Partai Gerindra Ronggur Raja Doli Simorangkir.(Foto: istimewa)

Anggota DPRD Kota Binjai Fraksi Partai Gerindra Ronggur Raja Doli Simorangkir.(Foto: istimewa)

BINJAI, MERCINEWS.COM – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Binjai secara tegas menolak Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota Binjai Tahun Anggaran 2024. Sikap ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRD saat penyampaian pandangan fraksi, Senin (22/7/2025).

Dalam penyampaiannya, juru bicara Fraksi Gerindra, Ronggur Raja Doli Simorangkir, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah permasalahan serius dalam pelaksanaan APBD 2024 yang dinilai tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Fraksi Gerindra menolak LPj Wali Kota Binjai Tahun 2024 karena berbagai alasan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab politik kami agar Pemko Binjai tidak main-main dalam pengelolaan anggaran daerah. Terlebih saat ini sedang berlangsung pemeriksaan massal oleh Kejaksaan Negeri Binjai,” ujar Ronggur.

Fraksi Gerindra menilai struktur APBD Kota Binjai tidak mencerminkan keberpihakan kepada rakyat. Belanja pegawai disebut terlalu dominan, sementara anggaran untuk program-program pro-rakyat sangat minim.

“Capaian pendapatan daerah rendah, namun anggaran lebih banyak digunakan untuk membayar gaji pejabat. Lalu kapan rakyat mendapat manfaat? Jika anggaran justru lebih banyak memperkaya birokrasi, maka arah kebijakan sudah keliru,” tegasnya.

Selain itu, Fraksi Gerindra menilai Pemkot Binjai gagal dalam menjalankan program-program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Mereka menyoroti tidak adanya terobosan di bidang pendidikan, kesejahteraan sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Abrasi Mengganas, Dewan Semprot Kadis dan Camat Gegara Kebanyakan Cari Muka Daripada Kerja

Pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan, juga menjadi sorotan. Ronggur menyebut RSUD Djoelham Binjai tidak menunjukkan peningkatan pelayanan, padahal rumah sakit tersebut merupakan fasilitas utama yang melayani masyarakat kecil.

Catatan BPK dan Pemeriksaan Kejaksaan

Fraksi Gerindra juga merujuk pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mengungkapkan adanya berbagai kesalahan dalam penggunaan anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Binjai. Temuan tersebut diperkuat dengan adanya pemeriksaan berjamaah oleh Kejaksaan Negeri Binjai terhadap sejumlah dinas.

“Pemeriksaan massal ini tentu mengindikasikan ada hal-hal yang tidak beres dalam pelaksanaan APBD 2024. Ini harus menjadi perhatian serius,” kata Ronggur.

Sebagai bagian dari solusi, pihaknya mengusulkan agar jumlah organisasi perangkat daerah (OPD) atau dinas di lingkungan Pemko Binjai dirampingkan. Langkah ini dinilai akan memperkuat efektivitas kerja dan efisiensi anggaran.

Baca Juga:  Jika Prabowo Pimpin RI: Rakyat Tak Perlu Bayar Rumah Sakit

“Banyak dinas yang tidak optimal, namun terus menyedot anggaran. Ini tidak efisien. Dengan perampingan, kinerja bisa lebih fokus dan anggaran bisa diarahkan ke program langsung menyentuh masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan seluruh temuan dan catatan tersebut, Fraksi Gerindra secara resmi menyatakan penolakannya terhadap LPj Wali Kota Binjai Tahun Anggaran 2024.

“Dengan mempertimbangkan seluruh aspek tersebut, kami menyatakan dengan tegas: Fraksi Gerindra menolak Laporan Pertanggungjawaban Wali Kota Binjai Tahun 2024,” tutup Ronggur.(red)

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB