Epy Kusnandar Tutup Usia, Panggung Seni Peran Tanah Air Kehilangan Sosok Penting

Rabu, 3 Desember 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktor Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu (3/12/2025).(Foto: Dok.Mercinews.com)

Aktor Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu (3/12/2025).(Foto: Dok.Mercinews.com)

Jakarta, Mercinews.com – Kepergian aktor Epy Kusnandar pada Rabu (3/12/2025) menjadi pukulan besar bagi dunia seni peran Indonesia. Industri hiburan kehilangan salah satu sosok yang selama puluhan tahun menjadi rujukan dalam memerankan karakter-karakter bernuansa kuat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dunia akting mengenang Epy Kusnandar bukan hanya karena popularitasnya, melainkan karena jejak panjang yang ia tinggalkan di panggung teater, layar kaca, dan film layar lebar. Perannya sebagai Kang Mus dalam sinetron Preman Pensiun menjadi ikon budaya tersendiri, namun kontribusi Epy jauh melampaui satu karakter.

Epy Kusnandar dikenal sebagai aktor yang mampu menghidupkan figur-figur marjinal dengan kejujuran emosional, sesuatu yang jarang dimiliki para pemeran lain.

Kabar meninggalnya aktor kelahiran Garut ini pertama kali disampaikan istrinya, Karina Ranau, melalui unggahan di Instagram. Menurut informasi yang dibagikan, jenazah disemayamkan di Harmony Residence 88, Jalan Pasir Jagakarsa, Jakarta Selatan, dan dimakamkan di TPU Jeruk Purut pada Kamis (4/12/2025).

Bagi banyak pelaku seni, Epy Kusnandar merupakan salah satu aktor yang menjembatani generasi lama dan baru. Ia memulai dari panggung teater ruang yang membentuk disiplin dan ketajaman rasa sebelum masuk ke televisi dan film. Pilar-pilar dasar yang ia pelajari di teater terus terbawa dalam setiap perannya: ketelitian membaca karakter, pendalaman emosi, dan komitmen terhadap proses kreatif.

Baca Juga:  Johnson Panjaitan Berpulang: Jejak Panjang Pejuang Keadilan dan Pembela Kaum Tertindas

Di layar, Epy memerankan puluhan karakter yang melekat di benak penonton. Kemampuannya membumikan dialog dan menghadirkan gestur yang seolah lahir dari pengalaman nyata menjadikan dirinya rujukan bagi banyak aktor muda. Rekan-rekannya mengenang Epy sebagai sosok pekerja keras yang selalu memberikan ruang diskusi bagi pemain lain, tanpa melihat perbedaan usia atau popularitas.

Di luar panggung, Epy bersama Karina Ranau mengembangkan usaha kuliner jukut goreng Samali yang mereka buka pada Oktober 2025. Meski sempat menghadapi gangguan aksi premanisme, usaha itu tetap berjalan berkat kegigihan keduanya dan dukungan publik yang besar terhadap sosok Epy.

Baca Juga:  Dari Lembah Tidar, AMKI dan Akmil Siap Gaungkan Semangat Kebangsaan di Ruang Digital

Epy meninggalkan istri dan tiga anak yang selama ini menjadi pusat kehidupan pribadinya. Namun di ruang yang lebih luas, ia juga meninggalkan warisan karya yang akan terus dikenang para penikmat seni peran. Perjalanan panjangnya menjadi bagian penting dari evolusi akting Indonesia, sebuah kontribusi yang tak akan lekang meski ia telah berpulang.

Karya-karya Epy Kusnandar tetap hidup dalam adegan, dalam dialog, dan dalam cara publik memahami karakter-karakter kecil yang justru menjadi pusat cerita. Dunia seni peran kehilangan salah satu penjaga mutunya hari ini, tetapi jejaknya akan terus menjadi panduan bagi generasi berikutnya.(red)

Berita Terkait

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Usai Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45 WIB

KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB