Di Hantam Banjir Ratusan Meter Tanggul Jalan di Abdya Ambruk

Minggu, 5 Maret 2023 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangpidie (Mercinews.com) – Ratusan meter tanggul pengaman jalan penghubung Gampong Kuta Bakdrien – Blangpadang di Kecamatan Tangan-Tangan Aceh Barat Daya (Abdya) ambruk menyusul terjadinya hujan intensitas tinggi, Minggu (05-03-2023)

“Ada enam titik tanggul pengaman jalan sudah roboh. Panjangnya bervariasi. Ada juga sudah miring betonnya retak-retak,” kata Keuchik Gampong Kuta Bakdrien, Zulkifli di Blangpidie.

Ia mengatakan hujan disertai banjir yang terjadi kemarin juga telah merobohkan tanggul pengaman tebing sungai yang berada disisi kiri dan kanannya.

“Kami perkirakan panjangnya ada sekitar 300 meter telah ambruk, baik tanggul pengaman tebing sungai maupun tanggul beton pengaman jalan,” ungkapnya

Ia berharap intansi terkait secepatnya melakukan penanganan, jika terlambat dikawatirkan jalan aspal hotmix berada disisi sungai itu akan putus karena beton pengaman tebingnya sudah ambruk.

Kemudian, kata dia dampak lain akibat ambruknya tanggul dapat menyebabkan puluhan hektar lahan sawah sudah tanam juga akan rusak digenangi air.

Pasalnya air sungai yang mengalir deras dari pegunungan menjadi bebas masuk ke areal persawahan lantaran tanggul pengaman disisi sawah sudah ambruk.

Baca Juga:  Hari Ke Empat Gelar Razia Busana Muslim di Aceh Barat, Sudah Terjaring 76 warga

Ia mengatakan ambruknya tanggul sungai dan beton pengaman jalan sudah terjadi sejak 2022 lalu diperparah turunnya hujan lebat hingga banjir baru-baru ini

“Saat turun hujan lebat pada hari Jumat itu, debit air sungai ini cukup besar. Selain merobohkan tanggul pengaman tebing juga mengkikis bahu jalan, “imbuhnya

Sekarang lanjutnya kondisi bahu jalan penghubung itu sangat memprihatinkan karena berem yang berada disisi jalan sudah banyak retak dan ambruk.

“Begitu juga kondisi jembatan usaha tani di bantaran sungai itu, aboutmennya sudah lama retak-retak. Saya khawatir akan akan ambruk juga bila banjir lagi,” ucapnya

Baca Juga:  Pemda Aceh Besar dan TNI Polri gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih

Zulkifli mengaku sudah pernah mengajukan permohonan perbaikan. Bahkan surat permohonannya sudah disposisi Pj bupati, tapi hingga sekarang belum direalisasikan oleh dinas terkait.

“Saya mewakili seluruh warga Kuta Bakdrien meminta bapak Pj bupati agar menindaklanjutinya untuk menghindari kerusakan lebih parah ketika banjir melanda lagi, ” demikian Zulkifli.(*)

Berita Terkait

Sebuah Helikopter Jatuh di Bali ekornya hancur
Pj Bupati Baong Berkeliling Cek Kondisi Setdakab Bener Meriah
Pidie Jaya jadi wilayah pertama di Aceh yang terbitkan SIM C1
Pj Gubernur Aceh lantik tiga Penjabat Kepala Daerah ingatkan APBK tepat waktu
Jaksa sita uang hasil korupsi pajak di Aceh Barat sebesar Rp554,74 juta
Tak Kunjung Bayar Pajak, Bobby Minta Dikosongkan Mal Centre Point
Ribuan warga dan mahasiswa tuntut Kejari Abdya tuntaskan kasus PT CA
MER-C Fasilitasi Keberangkatan 10 Santri Papua ke Pesantren Balekambang Jepara

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 16:07 WIB

Sebuah Helikopter Jatuh di Bali ekornya hancur

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:58 WIB

Pj Bupati Baong Berkeliling Cek Kondisi Setdakab Bener Meriah

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:29 WIB

Pidie Jaya jadi wilayah pertama di Aceh yang terbitkan SIM C1

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:24 WIB

Pj Gubernur Aceh lantik tiga Penjabat Kepala Daerah ingatkan APBK tepat waktu

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:13 WIB

Jaksa sita uang hasil korupsi pajak di Aceh Barat sebesar Rp554,74 juta

Berita Terbaru

Tangkapan layar video helikopter jatuh di Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Tangkapan layar)

Daerah

Sebuah Helikopter Jatuh di Bali ekornya hancur

Jumat, 19 Jul 2024 - 16:07 WIB