China Luncurkan Roket, Puing-Puingnya Berjatuhan di Dekat Taiwan

Minggu, 16 April 2023 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – China pada Minggu (16/4/2023) meluncurkan roket Long March 4B ke orbit. Pihak berwenang di Taiwan mengatakan, puing-puingnya berjatuhan di laut yang pekan ini diumumkan Beijing sebagai zona larangan berlayar.

Otoritas maritim di provinsi Fujian, China timur, pekan ini melarang kapal dari daerah utara Taiwan berlayar pada Minggu (16/4/2023) mulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00 karena kemungkinan ada puing-puing roket yang jatuh.

Kementerian Transportasi Taiwan mengatakan, Beijing juga berencana melarang pesawat memasuki zona tersebut–yang dilintasi oleh sejumlah rute internasional–selama sekitar setengah jam mulai pukul 9.30 pagi.

Namun, pihak berwenang China kemudian mengkritik klaim tersebut tidak akurat.

Zona Larangan Terbang China Diprediksi Ganggu 33 Penerbangan di Taiwan Media Pemerintah China CCTV pada Minggu mengumumkan keberhasilan peluncuran satelit meteorologi baru dari pusat luar angkasa di barat laut China pukul 9.36 pagi.

Baca Juga:  Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan

Rekaman yang dirilis CCTV menunjukkan roket putih meluncur ke langit cerah dari pusat peluncuran di provinsi Gansu yang gersang, menimbulkan kepulan asap dan debu di belakangnya.

Menurut Kementerian Pertahanan Taiwan, orbit satelit melewati lautan lepas pantai utara Taiwan dan beberapa puing roket jatuh di area peringatan.

Militer menggunakan cara-cara intelijen, pengawasan, dan pengintaian bersama untuk memantau situasi peluncuran roket,” kata Kemenhan Taiwan, dikutip dari kantor berita AFP.

Baca Juga:  China Tinjau Akuisisi Startup AI Manus oleh Meta

Puing-puing itu tidak memengaruhi keamanan Tanah Air kami, tambahnya.

Kantor berita China Xinhua melaporkan bahwa peluncuran roket Long March 4B membawa satelit Fengyun-3 07 ke orbit yang telah ditentukan.

Satelit) akan menyediakan layanan untuk prakiraan cuaca, pencegahan dan mitigasi bencana, respons perubahan iklim, serta konservasi ekologis,” lapor Xinhua.

[m/c]

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru