Bupati Tapanuli Selatan: Kebun PTPN Batangtoru, Pilar Kehidupan Masyarakat Lintas Generasi

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu bersama founder benihbaik.com Andy F Noya saat meninjau pembangunan hunian tetap dan hunian sementara bagi warga serta pengelolaan Pondok Trauma Healing dilahan PTPN Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (27/1/2026).(Foto: Dok. PTPN)

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu bersama founder benihbaik.com Andy F Noya saat meninjau pembangunan hunian tetap dan hunian sementara bagi warga serta pengelolaan Pondok Trauma Healing dilahan PTPN Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (27/1/2026).(Foto: Dok. PTPN)

Tapanuli Selatan, Mercinews.com – Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menyatakan bahwa Kebun PTPN Batangtoru memiliki peran strategis dan historis dalam menopang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat selama lebih dari satu abad.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Gus Irawan saat melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau progres pemulihan pascabencana di wilayah Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (27/1/2026).

Siaran pers PTPN IV PalmCo, Kamis (29/1/2026) menyebutkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan memastikan percepatan rehabilitasi dan relokasi warga terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bupati Tapanuli Selatan, Kebun Batangtoru yang berdiri sejak zaman Belanda hingga kini dikelola PTPN IV bukan sekadar kawasan produksi, tetapi juga ruang hidup yang membentuk struktur sosial masyarakat secara turun-temurun. Sebagian besar warga di sekitar kebun merupakan pensiunan pekerja perkebunan atau keturunan mereka.

Baca Juga:  Borong 11 Medali, Kodrat Kota Medan Raih Juara Umum Kejurda Tarung Derajat

“Sejarah mencatat kebun ini telah hadir lebih dari 100 tahun dan menjadi sumber penghidupan masyarakat lintas generasi. Fakta ini tidak bisa dilepaskan dari perjalanan pembangunan ekonomi Tapanuli Selatan,” ujar Gus Irawan.

Dalam situasi darurat pascabencana, peran kawasan perkebunan semakin nyata. Sejak hari pertama bencana, wilayah ini dimanfaatkan sebagai lokasi perlindungan sementara, pusat logistik, dapur umum, serta ruang pendampingan sosial bagi warga terdampak.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Tapanuli Selatan bersama para pemangku kepentingan telah menyiapkan lahan relokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Hingga Januari 2026, total sekitar 30 hektare lahan telah dialokasikan, terdiri atas 20 hektare di Batangtoru, 5 hektare di Hapesong Baru, dan 5 hektare di Afdeling I Kebun Hapesong.

Baca Juga:  Tiga Muncikari dan 4 PSK Diamankan di Hotel Berbintang Makassar

Pembangunan Huntap 

Di Hapesong Baru, pembangunan 227 unit hunian tetap (huntap) saat ini telah mencapai progres sekitar 30 persen. Pemkab menargetkan percepatan penyelesaian pembangunan agar masyarakat segera dapat menempati hunian yang aman dan layak.

Bupati Tapanuli Selatan: Kebun PTPN Batangtoru, Pilar Kehidupan Masyarakat Lintas Generasi
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu saat mengunjungi warga di lokasi pemulihan pasca bencana di Kebun Batang Toru PTPN, Selasa (27/1/2026).(Foto: Dok.PTPN)

Bupati Gus Irawan menegaskan pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah tengah menyiapkan program pemberdayaan ekonomi, pelatihan keterampilan, serta penguatan kemandirian warga di lokasi relokasi.

Ia menambahkan, pendekatan kolaboratif yang diterapkan mencerminkan nilai kearifan lokal Dalihan Na Tolu, di mana pemerintah, masyarakat, dan seluruh unsur pendukung saling menguatkan dalam menghadapi musibah.

Baca Juga:  FKPPA Minta Pj Gubernur Aceh Cabut Izin Perusahaan Pertambangan di Babahrot

“Pemulihan ini adalah kerja bersama. Tujuannya bukan hanya membangun kembali rumah, tetapi membangun kembali harapan dan kemandirian masyarakat,” ujar Gus Irawan.

Penguatan Ketahanan Daerah

Dengan sejarah panjang yang dimilikinya, Kebun Batangtoru tetap menjadi salah satu pilar penting dalam kehidupan masyarakat Tapanuli Selatan sekaligus bagian dari upaya membangun masa depan daerah yang lebih tangguh dan berdaya.

Bencana yang berdampak pada 13 kecamatan di Tapanuli Selatan menjadi momentum evaluasi dan penguatan ketahanan daerah.

Pemkab Tapanuli Selatan berkomitmen memastikan seluruh proses pemulihan berjalan berkelanjutan, inklusif, dan berpihak pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.(red)

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB