Tiga Muncikari dan 4 PSK Diamankan di Hotel Berbintang Makassar

Sabtu, 13 Juli 2024 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga muncikari dan empat pekerja seks komersial (PSK) online ditangkap oleh tim Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam razia di beberapa hotel berbintang di Kota Makassar. (Beritasatu.com/Irfandi Ahmad)

Tiga muncikari dan empat pekerja seks komersial (PSK) online ditangkap oleh tim Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam razia di beberapa hotel berbintang di Kota Makassar. (Beritasatu.com/Irfandi Ahmad)

Makassar, Mercinews.com – Tiga muncikari dan empat pekerja seks komersial (PSK) online ditangkap oleh tim Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam razia di beberapa hotel berbintang di Kota Makassar.

Petugas juga menyita barang bukti berupa sejumlah ponsel yang berisi akun aplikasi kencan dan uang tunai jutaan rupiah hasil transaksi dengan pelanggan pria hidung belang.

Baca Juga:  Kampung Adat Naga Terancam Banjir, Anton Charliyan Dorong Penanganan Konkret

Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan Polda Sulawesi Selatan bersama unit Resmob Polda Sulawesi tersebut menargetkan sejumlah hotel berbintang. Tarif yang ditawarkan oleh para mucikari untuk jasa PSK online berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 5 juta sekali kencan.

Operasi pekat ini berlangsung sejak 8 Juli hingga 27 Juli 2024 dan melibatkan 154 personel. Personel yang terlibat meliputi pejabat operasi, beberapa satgas, dan staf,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, Sabtu (13/7/2024).

Operasi ini menargetkan kegiatan masyarakat yang mengganggu ketertiban umum, seperti premanisme, prostitusi, dan perjudian, untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Baca Juga:  Pj Bupati Aceh Selatan sebut media massa berperan penting dalam pembangunan daerah

Didik juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif. Ia mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke polisi apabila melihat sesuatu yang mencurigakan.

(mc)

Sumber Berita : Beritasatu

Berita Terkait

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
PTPN IV PalmCo Lindungi 550 Pekerja Rentan di Kalbar dengan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB

Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan

Selasa, 22 September 2026 - 23:09 WIB

Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB