BPKP dan Kemenkeu Perkuat Sinergi untuk Optimalkan Penerimaan Negara

Senin, 13 Oktober 2025 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh (kanan) bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menunjukkan dokumen penandatanganan kerja sama di Auditorium Cakti Buddhi Bhakti, Kantor Pusat DJP, Kamis (9/10/2025).(Foto:Dok.BPKP)

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh (kanan) bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menunjukkan dokumen penandatanganan kerja sama di Auditorium Cakti Buddhi Bhakti, Kantor Pusat DJP, Kamis (9/10/2025).(Foto:Dok.BPKP)

Jakarta, Mercinews.com – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dalam rangka mengoptimalkan pemungutan pajak dan memperkuat transparansi keuangan negara.

“Kerja sama antara Kementerian Keuangan dengan BPKP ini bertujuan memperkuat sinergi dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta optimalisasi penerimaan keuangan negara,” ujar Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (13/10).

Menurut Ateh, peningkatan penerimaan negara memerlukan perbaikan kinerja pengumpulan pajak melalui intensifikasi maupun ekstensifikasi di seluruh sektor. Ia menekankan pentingnya reformasi tata kelola agar potensi penerimaan negara dapat tergali secara maksimal.

Ateh mengungkapkan terdapat tiga isu utama yang perlu dibenahi dalam sistem penerimaan negara, yakni ketidakmerataan beban perpajakan pada sektor usaha, insentif perpajakan tinggi yang belum terukur secara jelas dampaknya dan fragmentasi pengelolaan penerimaan negara, khususnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Terkait isu fragmentasi, Ateh menjelaskan tata kelola PNBP selama ini belum sepenuhnya terintegrasi dalam kerangka besar penerimaan negara. Akibatnya, banyak potensi penerimaan negara yang belum tergali secara optimal.

Baca Juga:  Aspek Pajak atas Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan

“Peningkatan kinerja penerimaan keuangan negara dapat dicapai melalui penguatan sinergi data dan sinergi fungsi lintas sektor serta lembaga,” kata Ateh. “Saya berharap melalui perjanjian kerja sama ini, kita dapat membantu meningkatkan penerimaan negara secara signifikan.”

Perkuat Koordinasi Antarinstansi

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi antara DJP, BPKP, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah untuk mengoptimalkan penerimaan negara.

“Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan koordinasi antarinstansi dapat berjalan semakin efektif. Upaya peningkatan penerimaan negara dan perlindungan sumber daya alam pun dapat terlaksana secara optimal dan berintegritas,” tegas Bimo.

Baca Juga:  Menkeu Purbaya: Direksi Baru BEI Harus Fokus Pemberantasan 'Penggorengan' Saham

Langkah kolaboratif antara BPKP, Kemenkeu, dan PPATK ini dipandang sebagai strategi penting dalam memperkuat basis penerimaan negara, mempersempit celah kebocoran fiskal, dan memastikan pemanfaatan insentif pajak secara terukur.

Selain memperkuat pengawasan, sinergi ini juga diharapkan mampu mendorong kepatuhan pajak, meningkatkan efektivitas kebijakan fiskal, serta memperluas basis penerimaan negara, terutama dari sektor-sektor yang selama ini belum tergarap maksimal.(red)

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare
SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit
PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang
Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026
PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi
PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua
PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:14 WIB

SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:59 WIB

PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi

Berita Terbaru