Menkeu Purbaya: Direksi Baru BEI Harus Fokus Pemberantasan ‘Penggorengan’ Saham

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: istimewa)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: istimewa)

JAKARTA, MERCINEWS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya komitmen jajaran direksi baru PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memberantas praktik ‘penggorengan’ saham di pasar modal.

Pernyataan Menkeu Purbaya ini disampaikan menjelang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI yang dijadwalkan pada Juni 2026, saat masa jabatan direksi periode 2022-2026 berakhir.

“Pokoknya mereka harus memahami pasar, mampu mengembangkan basis investor ritel maupun institusi, dan yang paling penting, berkomitmen membersihkan pasar dari penggoreng saham yang kurang bertanggung jawab,” ujar Purbaya, Jumat (2/1), seusai Seremoni Pembukaan Perdagangan BEI 2026 di Jakarta.

Purbaya menegaskan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tidak akan memberikan insentif pasar modal secara otomatis. Fasilitas hanya diberikan bila BEI berhasil menekan aksi spekulatif dan penggorengan saham.

“Mereka belum minta insentif. Kalau nanti mengajukan, saya akan menilai dari prestasinya berapa penggoreng saham yang berhasil ditindak,” kata Menkeu.

Prospek IHSG dan Ekonomi 2026

Menkeu juga optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguat hingga level 10.000 sepanjang 2026. Optimisme ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi domestik 6 persen year on year (yoy).

“Ini merupakan refleksi kepercayaan pelaku pasar terhadap pemulihan ekonomi. Fondasi ekonomi saat ini kuat, dan kebijakan kita sejalan dengan BEI. Pertumbuhan 6 persen bukan target yang mustahil dicapai,” ujar Purbaya.

Baca Juga:  Prabowo Rombak Kabinet, Purbaya Yudhi Sadewa Gantikan Sri Mulyani

Persiapan Pemilihan Direksi

Sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), calon direksi BEI harus diajukan minimal 10 Anggota Bursa (AB) dalam satu paket, dengan rekam transaksi minimal 10 persen dari total frekuensi dan nilai perdagangan selama 12 bulan terakhir. Setiap AB hanya diperbolehkan ikut dalam satu kelompok pencalonan.

Dari tujuh direksi saat ini, empat berpotensi maju kembali, yakni:

Direktur Utama Iman Rachman,

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Irvan Susandy,

Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Sunandar,

Direktur Pengembangan Jeffrey Hendrik.

Tiga direksi lainnya tidak dapat dicalonkan lagi karena telah menjabat dua periode, yaitu Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna, Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Kristian Manullang, serta Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Risa Effennita Rustam.

Baca Juga:  Purbaya Masih Optimistis Rupiah Menguat pada Semester II 2026

Fokus Baru Direksi: Investor dan Integritas Pasar

Pemilihan direksi baru menjadi sorotan karena diharapkan mampu menjaga integritas pasar, menarik investor ritel dan institusi, sekaligus menekan praktik spekulatif.

Kinerja direksi akan menjadi tolok ukur pemberian insentif, yang dinilai dari keberhasilan menindak penggoreng saham.

RUPS BEI 2026 dijadwalkan menjadi momentum penting bagi pasar modal, sekaligus menegaskan keseriusan pemerintah dan regulator dalam menciptakan pasar yang transparan, aman, dan berkelanjutan.(red)

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua
PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025
Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis
Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun
Menkeu Purbaya: Efisiensi Anggaran Program MBG Tetap Jaga Keberlangsungan Program
Kado Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani hingga Mei 2026
BRI Region 6 Perkuat Sinergi dengan Media melalui Media Gathering

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:12 WIB

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:09 WIB

Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:14 WIB

PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:52 WIB

Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:39 WIB

Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB