Purbaya Tarik Rp 75 Triliun Dana Pemerintah untuk Dorong Perputaran Ekonomi

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Istimewa)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: Istimewa)

Jakarta, Mercinews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menarik dana pemerintah sebesar Rp 75 triliun yang sebelumnya ditempatkan di bank-bank badan usaha milik negara (BUMN). Penarikan tersebut dilakukan untuk mendorong perputaran ekonomi melalui belanja pemerintah, sekaligus menjadi bagian dari strategi manajemen kas negara.

Purbaya menjelaskan, dana yang ditarik berasal dari total dana pemerintah di perbankan yang mencapai Rp 276 triliun. Menurutnya, penarikan itu tidak dilakukan untuk disimpan kembali, melainkan langsung dibelanjakan sehingga tetap beredar dalam sistem perekonomian.

Baca Juga:  Purbaya: Harapan di Tengah Keretakan Anggaran

“Dari sekitar Rp 200 triliun ditambah Rp 76 triliun, Rp 75 triliun kami tarik, tetapi langsung kami belanjakan lagi. Jadi uangnya masuk kembali ke sistem perekonomian, bukan sekadar mengendap di rekening pemerintah,” ujarnya dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Purbaya menyampaikan, setelah penarikan tersebut, dana pemerintah yang masih tersimpan di perbankan tercatat sekitar Rp 201 triliun.

Ia menilai mekanisme tersebut memberikan dampak ekonomi yang lebih positif karena dana digunakan untuk belanja pemerintah pusat dan daerah.

Baca Juga:  Mahfud Md Sebut Transaksi Mencurigakan Rp 300 Triliun di Kementerian Keuangan

“Dana itu kami masukkan kembali ke sistem dalam bentuk belanja pemerintah, baik pusat maupun daerah. Dampaknya terhadap perekonomian justru bisa lebih positif,” kata Purbaya.

Menkeu juga memastikan langkah tersebut tidak akan mengganggu likuiditas perbankan maupun pasar keuangan. Menurutnya, pemerintah terus menjaga keseimbangan antara kebutuhan belanja dan stabilitas sistem keuangan.

Selain itu, ia menegaskan Kementerian Keuangan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Bank Indonesia (BI) dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

Baca Juga:  Meugang pertama sambut Ramadhan, harga daging di Abdya tembus Rp200 ribu/Kg

Ia menyebutkan, dalam dua pekan terakhir, bank sentral telah memberikan dukungan terhadap langkah fiskal yang diambil pemerintah.

“Dalam dua minggu terakhir, bank sentral juga sudah mendukung kebijakan kami. Artinya, uang akan semakin banyak beredar di sistem perekonomian,” ujarnya.

Dengan sinergi kebijakan fiskal dan moneter tersebut, Purbaya berharap perputaran ekonomi tetap terjaga. Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap potensi perlambatan ekonomi akibat penarikan dana pemerintah dari perbankan.(red)

Berita Terkait

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal
PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare
SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit
PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang
Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026
PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi
PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:42 WIB

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:14 WIB

SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB