Andi Yasin: Hoaks Berpotensi Mengaburkan Kerja Pemerintah dalam Penanganan Bencana Aceh

Jumat, 19 Desember 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Komite Nasional Masyarakat Madani (KNMM), Andi Yasin.(Foto:Mercinews.com)

Sekretaris Jenderal Komite Nasional Masyarakat Madani (KNMM), Andi Yasin.(Foto:Mercinews.com)

“Yang dibutuhkan saat ini adalah kerja nyata di lapangan, bukan sekadar pencitraan di media atau pernyataan yang kontraproduktif.”

JAKARTA, MERCINEWS.COM – Sekretaris Jenderal Komite Nasional Masyarakat Madani (KNMM), Andi Yasin, mengingatkan publik agar tidak terprovokasi oleh hoaks dan informasi menyesatkan yang beredar di media sosial. Narasi semacam itu dinilai berpotensi mengaburkan kerja nyata pemerintah pusat dalam membantu penanganan bencana di Aceh.

Andi Yasin menegaskan bahwa penanganan bencana di Aceh, yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto, telah dilakukan secara cepat dan terukur.

“Berbagai bantuan logistik, alat berat, dan tenaga medis serta personel keamanan telah dikerahkan ke wilayah terdampak secara masif. Pemerintah pusat telah hadir di lapangan dan memberikan bantuan nyata yang langsung dirasakan masyarakat,” ujar Andi Yasin, dalam keterangan tertulis,  Jumat (19/12/2025).

Meski demikian, Andi menyadari bahwa masih terdapat kendala teknis, terutama terkait akses yang terputus akibat kerusakan infrastruktur. Namun, ia memastikan bahwa seluruh proses penanganan bencana terus dievaluasi setiap hari agar semakin efektif.

Baca Juga:  Pelantikan Pengurus Pusat, Tundra Meliala: AMKI Langitnya Bintang Bersinar

Ia meminta masyarakat tetap tenang dan memberikan ruang bagi pemerintah bekerja, daripada terjebak pada informasi menyesatkan yang hanya memperkeruh situasi.

Selain itu, Andi memberikan perhatian khusus terhadap komunikasi pejabat publik. Ia mengingatkan agar pernyataan resmi tidak disampaikan secara sembarangan atau menggunakan bahasa yang membingungkan, karena hal ini bisa dimanfaatkan oleh pihak yang ingin menyebarkan provokasi.

Baca Juga:  Wali Nanggroe dan tiga rektor ke Kota Kazan tindaklanjuti kerjasama Aceh-Rusia

“Yang dibutuhkan saat ini adalah kerja nyata di lapangan, bukan sekadar pencitraan di media atau pernyataan yang kontraproduktif,” kata Andi.

Sekjen KNMM menyatakan dukungannya terhadap segala upaya pemerintah pusat dalam penanggulangan bencana Aceh, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi.

“Kami berharap partisipasi warga, baik dalam bentuk informasi yang akurat maupun bantuan langsung, dapat membantu mempercepat pemulihan masyarakat terdampak,” harapnya.(red)

Berita Terkait

Laporan Setahun Belum Jelas, Kuasa Hukum Hedy Soewito Minta Perlindungan Hukum Kapolri
MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda
Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat
Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif
Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026
KOSMAK Soroti Enam Dugaan Perkara dalam Bedah Buku ‘Memberantas Korupsi Sembari Korupsi’
Menteri PPPA Minta Keamanan Siswa Dijaga Usai Temuan Senjata dan Narkotika di Sekolah
Alexius Tantrajaya Ungkap Alasan ST Burhanuddin Masih Layak Pimpin Kejagung

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:21 WIB

Laporan Setahun Belum Jelas, Kuasa Hukum Hedy Soewito Minta Perlindungan Hukum Kapolri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:09 WIB

MASDA Jabar Dorong Kejagung Perkuat Edukasi Hukum Berbasis Budaya Sunda

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Sekjen MUI Dukung Wajib Halal Oktober 2026, Pengawasan Produk Impor Diperkuat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:55 WIB

Haedar Nashir: Pers Harus Hadirkan Informasi Independen dan Objektif

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Haedar Nashir Terima Kartu Wartawan Utama Khusus di Hari Pers Muhammadiyah 2026

Berita Terbaru