Remaja Tewas Terserempet KRL di Bukit Duri Tebet, Polisi Ingatkan Pengawasan Orangtua

Senin, 4 Mei 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, Mercinews.com – Seorang remaja berusia 13 tahun berinisial IPS meninggal dunia setelah terserempet kereta rel listrik (KRL) di kawasan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (3/5/2026) malam.

Kapolsek Tebet, AKP Ischak, mengatakan, peristiwa terserempet remaja oleh KRL tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di jalur rel wilayah Kelurahan Bukit Duri.

Menurut Ischak, sebelum kejadian, korban bersama sejumlah anak lain berada di sekitar pinggir rel.

“Korban berada di area sekitar rel. Pada saat bersamaan, datang kereta rel listrik dari arah Kota Tua menuju Bogor sehingga korban terserempet dan mengalami luka berat,” ujar Ischak saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2026).

Korban diketahui merupakan warga Jalan Manyar II, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Baca Juga:  60 Orang Meninggal Dunia Setiap Bulan di Aceh Akibat Kecelakaan

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian bersama warga kemudian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi menduga korban berada terlalu dekat dengan jalur rel saat kereta melintas. Selain itu, sejumlah anak dilaporkan sempat beraktivitas di sekitar area tersebut sebelum kejadian.

Baca Juga:  Dewi Parwati Perawat asal Bireuen meninggal dunia terlindas truk di Lhoseumawe

Pihak kepolisian menyatakan telah melakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

Ischak mengimbau masyarakat, khususnya orangtua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain di area berbahaya seperti jalur rel kereta api.

Ia menegaskan, area rel merupakan zona terbatas yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan.

“Pengawasan dari orangtua sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Ischak.(red)

Berita Terkait

Obrolan Hangat Hasto dan Mari Alkatiri di Dili Soal Bung Karno
Soal Julukan Jakarta Barat Gotham City, Umar Abdul Aziz Minta Publik Objektif
Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka, Dijemput Paksa Pukul 4 Pagi
Kejagung Geledah Kantor BGN, Usut Dugaan Jual Beli SPPG MBG
Kebakaran Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, Tangis Warga Hanya Sisakan Baju di Badan
Pemulangan Jemaah Haji 2026 Dimulai, Proses Bandara Dipangkas 45 Menit
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Beri Catatan Evaluasi setelah Jalani Haji Reguler
Stafsus Menag Gugun Gumilar: Tidak Ada Sunni-Syiah, Kita Semua Saudara

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:19 WIB

Obrolan Hangat Hasto dan Mari Alkatiri di Dili Soal Bung Karno

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:56 WIB

Soal Julukan Jakarta Barat Gotham City, Umar Abdul Aziz Minta Publik Objektif

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:49 WIB

Beredar Kabar Dadan Hindayana Cs Jadi Tersangka, Dijemput Paksa Pukul 4 Pagi

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:38 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN, Usut Dugaan Jual Beli SPPG MBG

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Kebakaran Kemayoran Hanguskan 250 Rumah, Tangis Warga Hanya Sisakan Baju di Badan

Berita Terbaru