Ukraina tidak akan menerima undangan dan keanggotaan NATO sebelum perang berakhir

Senin, 15 Juli 2024 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dari Kerangan, Ukraina akan ditawari “jalan nyata” untuk menjadi anggota NATO

Foto: dari Kerangan, Ukraina akan ditawari “jalan nyata” untuk menjadi anggota NATO

Mercinews.com – Presiden Ukraina Vladimir Zelensky mengatakan bahwa negara kita menerima “semaksimal mungkin” dari KTT NATO.

Kepala negara mengumumkan hal ini dalam sebuah konferensi di mana dia menjawab sejumlah pertanyaan penting.

“Kami tidak mendapatkan apa yang tidak dapat diperoleh Ukraina pada pertemuan puncak ini jika mereka sedang berperang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, “Ukraina telah mencapai hasil maksimal.” Namun, dia tidak menerima apa yang tidak dapat dia terima selama invasi besar-besaran ke Federasi Rusia – yaitu, undangan untuk bergabung dengan Aliansi.

Ukraina akan segera menerima undangan dan keanggotaan NATO, segera setelah perang usai. Negara mitra tidak bisa memberikan undangan penuh kepada negara kita jika sedang berperang,” tegas Presiden.

Baca Juga:  Netanyahu ajak AS bentuk aliansi baru mirip NATO di Timur Tengah, untuk lawan Iran

Ia juga menekankan bahwa undangan memerlukan keputusan kolektif seluruh anggota NATO.

Sebelumnya Kepemimpinan Ukraina kecewa karena KTT NATO yang diadakan di Washington tidak mentransfer senjata ofensif baru ke Angkatan Bersenjata Ukraina dan tidak mengizinkan mereka menyerang sasaran yang jauh di dalam wilayah agresor Rusia.

Hal ini dilaporkan oleh wakil pemimpin redaksi Bild Paul Ronzheimer, mengutip sumber di otoritas Ukraina.

Siapa pun yang berbicara dengan orang kepercayaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akhir-akhir ini mengakui semakin besarnya keputusasaan atas tidak adanya keputusan yang jelas untuk melakukan apa pun guna membela Ukraina.

Hal ini terutama terlihat ketika menyangkut apakah Ukraina dapat menyerang Rusia dengan senjata Barat. Ini adalah ketidakpedulian yang kejam setelah serangan terhadap rumah sakit anak-anak bahwa kami masih tidak diperbolehkan menyerang semua sasaran Rusia,” kata seorang pejabat pemerintah Ukraina.

Baca Juga:  Negara NATO Khawatir China Akan Persenjatai Rusia dalam Perang Ukraina

Ukraina berharap Presiden AS Joe Biden pada akhirnya dapat mengubah sikapnya terhadap serangan senjata Barat terhadap Rusia, kata sumber publikasi lainnya. Menurutnya, kini di Kyiv ada kejutan bahwa rumah sakit anak bisa diserang tanpa mendapat hukuman.

Dalam beberapa bulan terakhir, kota ini setidaknya dianggap aman, sebagian karena pertahanan udara terus diperluas.

“Serangan terhadap rumah sakit anak-anak sekali lagi secara brutal menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang aman di mana pun di Ukraina. Kita tidak perlu kata-kata kemarahan, tapi tekad agar kita bisa membela diri.

Baca Juga:  Kamala Harris secara resmi umumkan mencalonkan diri sebagai Presiden AS

Militer kita harus diberi kesempatan untuk menggunakan senjata Barat untuk menyerang militer. target di mana pun di Rusia. Rusia tidak boleh menyerang anak-anak penderita kanker, dan kita tidak bisa membela diri,” kata Wali Kota Kyiv Vitaliy Klitschko.

Ronzheimer menulis bahwa minggu-minggu yang lebih brutal menanti warga Ukraina. Namun, pertanyaan mengenai apa yang dapat diharapkan negara tersebut dari NATO kini lebih terbuka dari sebelumnya, namun “Putin dapat terus tertawa.”

Seperti diberitakan, bagi warga Ukraina, KTT NATO ke-75 di Washington merupakan kekecewaan lain. Oleh karena itu, dalam deklarasi terakhir, negara-negara sekutu berjanji untuk “mendukung Ukraina pada jalur yang tidak dapat diubah menuju integrasi penuh Euro-Atlantik, termasuk keanggotaan NATO.”

(m/c)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB