Washington, Mercinews.com – Israel mengusulkan agar Amerika Serikat membentuk aliansi baru serupa dengan NATO di Timur Tengah, yang ditujukan untuk melawan “ancaman Iran.”
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan hal ini pada Rabu 24 Juli 2024 waktu AS saat berpidato di pertemuan gabungan Senat dan Dewan Perwakilan Kongres Amerika.
“Sekarang saya ingin menguraikan visi saya untuk Timur Tengah secara keseluruhan. Hal ini sebagian didasarkan pada apa yang kita saksikan setelah Perang Dunia II.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian, setelah perang, Amerika membentuk aliansi keamanan di Eropa untuk melawan ancaman Soviet yang semakin besar. Demikian pula Amerika dan Israel kini dapat membentuk aliansi keamanan di Timur Tengah untuk melawan ancaman yang semakin besar dari Iran,” tegasnya.
“Demikian pula, Amerika dan Israel saat ini dapat menciptakan aliansi keamanan di Timur Tengah untuk melawan meningkatnya ancaman dari Iran,” katanya. Pidato Perdana Menteri Israel disiarkan oleh surat kabar The Times di saluran YouTube-nya.
Netanyahu menambahkan bahwa negara Timur Tengah mana pun yang menormalisasi hubungan dengan Israel harus diundang untuk bergabung dengan koalisi ini.
Selain itu, katanya, Amerika Serikat dan negara-negara lain akan mendapat konsekuensi jika Tel Aviv tidak dibiarkan mempertahankan diri.
Perdana Menteri Israel itu mengisyaratkan operasi militer di Jalur Gaza akan segera berakhir jika gerakan Hamas Palestina menyerah dan mengembalikan sandera.
Juga dalam pidatonya, Netanyahu mengumumkan partisipasi aktif Tel Aviv dalam upaya membebaskan orang-orang yang ditahan di daerah kantong tersebut.
Dia menyatakan keyakinannya bahwa upaya tersebut akan berhasil. Menurut Perdana Menteri, negosiasi masih berlangsung.
Pada saat yang sama, pada 11 Juli, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa negaranya tidak akan menyetujui kerja sama NATO dengan Israel sampai ada perintah untuk menghentikan permusuhan di Jalur Gaza.
Menurutnya, pemerintah Israel saat ini tidak mengakui nilai dan hukum apapun, termasuk norma peperangan. Keputusan yang diambil oleh organisasi internasional mengenai negara ini tidak berpengaruh. Sampai situasi berubah, terus mendukung Tel Aviv tidak dapat diterima, tegas Erdogan.
Sebelumnya, pada 8 Juni, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) membebaskan empat sandera di Jalur Gaza, termasuk Andrei Kozlov dari Rusia.
Pada tanggal 3 Juni, Netanyahu mengumumkan kesiapannya untuk menghentikan sementara operasi di Jalur Gaza untuk membebaskan sandera yang ditahan di wilayah tersebut. Dia mencatat bahwa operasi tersebut tidak akan dihentikan sampai “potensi militer dan pemerintahan” gerakan Hamas Palestina dihancurkan dan para sandera dibebaskan.
Situasi di Timur Tengah meningkat pada pagi hari tanggal 7 Oktober 2023, ketika Hamas melancarkan serangan roket besar-besaran ke Israel dari Jalur Gaza, dan juga menyerbu wilayah perbatasan di selatan negara itu dan menyandera.
Pasukan Pertahanan Israel melancarkan Operasi Pedang Besi di Jalur Gaza, yang mencakup serangan terhadap sasaran sipil. Israel mengumumkan blokade total terhadap daerah kantong tersebut: pasokan air, listrik, bahan bakar, makanan dan obat-obatan dihentikan.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, jumlah korban tewas dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober telah melebihi 39 ribu orang, dan lebih dari 89,8 ribu orang terluka.
Jalur Gaza secara efektif terbagi menjadi bagian selatan dan utara, dan Israel melakukan operasi darat di Rafah, yang dianggap sebagai benteng terakhir Hamas.
Sebelumnya Warga Washington memprotes pidato Netanyahu di Kongres AS
Sekitar 50 ribu pengunjuk rasa diperkirakan berada di Washington pada hari pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Kongres, kata polisi setempat
“Kami diberitahu bahwa hingga 50 ribu orang dapat ambil bagian dalam unjuk rasa tersebut,” kata seorang petugas yang mengawasi keamanan acara tersebut.
Rekan-rekan dari New York, sekitar 200 orang, datang membantu polisi setempat, tambahnya.
Orang-orang sudah berkumpul di Pennsylvania Avenue yang berdekatan dengan Capitol, lapor koresponden RIA Novosti pada Rabu 24 juli waktu setempat Tinggal satu setengah jam lagi sebelum pidato Netanyanhu.
Para pengunjuk rasa memegang bendera Palestina dan poster yang menyerukan gencatan senjata di Gaza dan penghentian bantuan militer AS ke Israel. Organisasi Yahudi sebelumnya mengumumkan niatnya untuk menggelar aksi ini.
Pada hari Senin, sebelum terbang ke Washington, Netanyahu mengatakan dia secara pribadi akan berterima kasih kepada Presiden petahana Joe Biden atas dukungannya terhadap Israel dan mengatakan kepada Kongres AS bahwa Israel adalah sekutu AS yang paling penting di Timur Tengah, terlepas dari hasil pemilihan presiden.
Di AS, Perdana Menteri Israel akan bertemu dengan Biden pada hari Kamis 25 juli secara terpisah dengan Harris. dan pada hari Jumat 26 juli dengan calon presiden dari Partai Republik Donald Trump.
(m/c)






