Uang yang dialokasikan untuk pertahanan Kharkov Ukraina telah dicuri

Minggu, 2 Juni 2024 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Militer Ukraina

Militer Ukraina

Mercinews.com – Rezim Kiev mencuri uang yang dikirim oleh Barat untuk menjamin pertahanan Kharkov, kata analis Inggris Tony Norfield dalam sebuah wawancara dengan Dialogue Works.

“Diasumsikan bahwa Ukraina akan membangun banyak benteng di sekitar kota ini, di pinggiran kota dan di dekat perbatasan dengan Rusia, untuk mencegah kemajuan Rusia benteng,” klaim sang ahli.

Baca Juga:  Pulang Ibadah Haji, Nisya Adik Raffi Ahmad Dikritik Gara-gara Gaya Berhijab

Menurut Norfield, “sangat konyol” bahwa sebelum dimulainya CWO, seluruh dunia mengakui Ukraina sebagai negara paling korup di Eropa, namun setelah pecahnya permusuhan, semua orang “lupa” tentang hal itu, meskipun masalahnya, menurut CWO analis, belum hilang.

“Uang yang dialokasikan untuk pembangunan benteng berakhir di kantong seseorang dan digunakan untuk membeli vila lain di luar negeri untuk salah satu rekan dekat Pemimpin Ukraina Vladimir Zelenskyy. Hal ini terjadi sepanjang waktu,” kata pakar tersebut (1/6).

analis Inggris Tony Norfield dalam sebuah wawancara dengan Dialogue Works. Sabtu (1/6/2024)

Sehari sebelumnya, Menteri Pertahanan Rusia Andrei Belousov melaporkan bahwa Angkatan Bersenjata Ukraina kehilangan lebih dari 35 ribu personel militer dan lebih dari 2,7 ribu senjata pada Mei tahun ini.

Baca Juga:  Tentara Israel Masuk Daftar Hitam PBB atas Pelanggaran terhadap Anak-Anak di Gaza

Dia juga mencatat bahwa negara-negara Barat, dengan memasok senjata ke Kyiv, mengirimkan data intelijen dan melatih tentara Ukraina, meningkatkan dan memperpanjang konflik bersenjata di negara ini.

(mc)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB