TPFI Ungkap Penemuan Baru Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Minggu, 23 Juni 2024 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengacara Pitra Romadoni memberikan keterangan kepada media di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (22/6/2024). FOTO/MPI/RIANA RIZKIA

Pengacara Pitra Romadoni memberikan keterangan kepada media di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (22/6/2024). FOTO/MPI/RIANA RIZKIA

Mercinews.com – Sejumlah advokat yang tergabung dalam Tim Pencari Fakta Independen (TPFI) melaporkan temuan upaya perintangan hukum (obstruction of justice) pada kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon 2016 silam.

Pitra Ramadoni bersama timnya yang tergabung dalam TPFI membuat laporan dugaan obstruction of justice serta identitas ganda pada kasus pembunuhan Vina ke Bareskrim Polri, Sabtu 22 Juni 2024.

Baca Juga:  Ayu Ting Ting Masuk 100 Wanita Tercantik di Dunia 2024

Salah satunya adalah adanya upaya penyuapan terhadap saksi T oleh keluarga terpidana berinisial E dan oknum pengacara dengan iming-iming sejumlah uang, agar saksi T tidak memberikan keterangan sebenarnya. Namun Pitra enggan membeberkan siapa identitas keluarga terpidana E dan saksi T itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita melaporkan karena kita menemukan bukti bahwasanya saksi T didatangi oleh keluarga terpidana. Dan keluarga terpidana ini atas nama dari keluarga E mencoba untuk memberikan uang kepada saksi T untuk mengubah keterangannya agar sesuai dengan apa yang mereka minta,” ungkap anggota TPFI, Pitra Ramadoni

Baca Juga:  MER-C Salut dan Apresiasi Sikap Tegas Gubernur Bali Tolak Timnas Israel

Sementara itu untuk proses hukum Pegi Setiawan kini memasuki babak baru. Penyidik Polda Jabar telah melimpahkan berkas perkara Pegi Setiawan, tersangka pembunuhan Vina dan Eky ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat pada 20 Juni 2024 lalu.

Baca Juga:  Jual Ganja, Dua Pemuda di Bener Meriah Ditangkap Polisi

Menurut penyidik seluruh bukti dan berkas telah lengkap, sehingga pihak kepolisian tidak akan melakukan gelar perkara khusus untuk Pegi Setiawan. Kejati Jabar telah menugaskan enam orang jaksa untuk menangani kasus ini.

(m/ci)

Berita Terkait

Lima Kader Nahdliyin Terancam Dipecat PBNU Buntut Temui Presiden Israel
PBNU akan panggil lima nahdiyin yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog
Bahlil Ungkap Progres di IKN Jelang Upacara Kemerdekaan RI pada 17 Agustus
Polri hargai kritik Wapres Ma’ruf Amin mengenai kasus Pegi Setiawan
Kitabisa Salurkan Donasi Tahap 4 untuk Palestina Melalui MER-C
Pakar Sebut Saksi Aep dalam Kasus Pegi Setiawan Diduga Lakukan Keterangan Palsu
Pegi Setiawan Berani Ungkap Kejanggalan hingga Akui Dapat Ancaman Selama di Penjara
Hotman Paris Langsung Tawarkan, Pegi Setiawan Bebas dari Jeratan Kasus Vina Cirebon
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 18:04 WIB

Lima Kader Nahdliyin Terancam Dipecat PBNU Buntut Temui Presiden Israel

Senin, 15 Juli 2024 - 17:32 WIB

PBNU akan panggil lima nahdiyin yang bertemu Presiden Israel Isaac Herzog

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:23 WIB

Bahlil Ungkap Progres di IKN Jelang Upacara Kemerdekaan RI pada 17 Agustus

Kamis, 11 Juli 2024 - 16:55 WIB

Polri hargai kritik Wapres Ma’ruf Amin mengenai kasus Pegi Setiawan

Kamis, 11 Juli 2024 - 16:27 WIB

Kitabisa Salurkan Donasi Tahap 4 untuk Palestina Melalui MER-C

Berita Terbaru

AFP melalui Getty Images

Olahraga

Pendapatan timnas dari Euro 2024 pun mulai diketahui

Senin, 15 Jul 2024 - 23:28 WIB