Denpasar, Mercinews.com – Tiga warga negara asing (WNA) diamankan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar karena diduga terlibat praktik prostitusi online dan menyalahgunakan izin tinggal.
Siaran pers Imigrasi Denpasar, Minggu (3/5/2026), menyebutkan bahwa ketiga WNA tersebut diamankan oleh Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) pada Sabtu (2/5/2026).
Sebelumnya petugas memantau sebuah situs web yang mengindikasikan adanya aktivitas penawaran jasa pekerja seks komersial yang melibatkan WNA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan operasi di dua lokasi berbeda.
Di lokasi pertama, sebuah vila di wilayah Mengwi, petugas mengamankan dua perempuan WNA berinisial EJN (21) asal Nigeria dan ED (22) asal Rusia.
Keduanya diketahui masuk ke Indonesia melalui bandara internasional dan memegang Izin Tinggal Kunjungan (ITK).
EJN tercatat masuk melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 21 Maret 2026, sementara ED melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 10 Maret 2026.
Selanjutnya, di lokasi kedua di sebuah hotel di wilayah Renon, petugas mengamankan seorang perempuan berinisial AR (27) asal Rusia.
Ia masuk ke Indonesia pada 22 April 2026 dan juga memegang ITK. AR diamankan di dalam kamar hotel setelah identitasnya diverifikasi melalui sistem data keimigrasian.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, R. Haryo Sakti, mengatakan, ketiga WNA tersebut telah dibawa ke kantor imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Ia menyatakan pihaknya akan menindak setiap pelanggaran keimigrasian sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk dugaan penyalahgunaan izin tinggal.
Sementara itu, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) Bali menyatakan pengawasan terhadap keberadaan WNA akan terus ditingkatkan guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Hendarsam Marantoko, terkait penguatan pengawasan untuk menjaga ketertiban dan keamanan.(red)






