Terpilih Ridha dan Fakhira sebagai Agam Inong Bireuen 2024

Senin, 29 Juli 2024 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AGAM INONG BIREUEN - Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan dan Ketua Umum DKA Bireuen, H Mukhlis, didampingi Kadisporapar melakukan sesi foto bersama dengan Agam Inong 2024, Rida dan Fakhira, Sabtu (27/7/2024) malam, di Aula Hotel Fajar

AGAM INONG BIREUEN - Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan dan Ketua Umum DKA Bireuen, H Mukhlis, didampingi Kadisporapar melakukan sesi foto bersama dengan Agam Inong 2024, Rida dan Fakhira, Sabtu (27/7/2024) malam, di Aula Hotel Fajar

Bireuen, Mercinews.com – Ridha (20), mahasiswa Universitas Malikussaleh Lhokseumawe, dan Fakhira (22), mahasiswi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, terpilih sebagai Agam Inong Bireuen Tahun 2024. Penobatan dilakukan pada Sabtu (27/7/2024) malam di aula Hotel Fajar, Bireuen.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bireuen dan dibuka langsung oleh Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan PhD. Informasi dari panitia, total peserta berjumlah 16 orang atau delapan pasangan.

Baca Juga:  Pemkab Hibah Rp 2,4 Miliar ke Kodim Aceh Barat

Selain menetapkan Ridha dan Fakhira sebagai Agam Inong Bireuen Tahun 2024, Dewan Juri juga juga menetapkan Juara Favorit Agam Inong Bireuen, yaitu Danil dan Indah Velicia. Juara Berbakat, Danil dan Intan Mukhsalmina, Juara Intelegensia Yohan dan Indah Maulida, kemudian Juara Duta Antinarkoba Aziz dan Altaf Fatina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil 4 yaitu Ikhwanus Sufa dan Indah Velicia, Wakil 3 Muhammad Zidan dan Ina Tursina, Wakil 2 atau Juara 3 diraih Ari Maulana dan Silvi, dan Wakil 1 atau juara 2 diraih Fauzan dan Siva Nariska.

Baca Juga:  Israel Serang Lebanon Incar Pengiriman Alat Tempur Hizbullah

Kepala Disporapar Bireuen, Muhammad Al Muttaqin SPd MPd dalam laporannya mengatakan, acara penobatan Agam Inong Bireuen ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan Disporapar Bireuen. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mempromosikan wisata dan antinarkoba.

“Di Provinsi Aceh, Kabupaten Bireuen daerah pertama yang menggelar seleksi duta wisata. Ada anggaran dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), dibantu juga dari sponsor,” ungkapnya.

Baca Juga:  Menteri Nadiem Tegaskan Kenaikan UKT Hanya Berlaku bagi Mahasiswa Baru

Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, mengatakan, sebagai kepala daerah ia berharap dewan juri benar-benar memilih yang betul-betul memenuhi kriteria. Hal itu sangat ditekankannya karena persaingan di tingkat provinsi akan sangat sengit.

“Harus seselektif mungkin, walaupun mungkin peserta itu adalah keponakan, keluarga atau anak sendiri,” tegasnya.

(mc)

Sumber Berita : Serambi Indonesia

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB