Setelah pulang dari Gaza, seorang tentara Israel Bunuh Diri

Selasa, 18 Juni 2024 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tentara dari pasukan pendudukan Israel di Gaza

tentara dari pasukan pendudukan Israel di Gaza

Mercinews.com – Media-media Israel melaporkan, di bawah klausul “diizinkan untuk dipublikasikan”, berita bunuh diri seorang tentara dari pasukan pendudukan Israel setelah kembali dari pertempuran di Jalur Gaza.

Pada Senin, media Israel mengklarifikasi bahwa tentara tersebut bunuh diri hanya 24 jam setelah dipulangkan cuti dari Gaza.

Invasi Israel ke Gaza, ditambah dengan konfrontasi yang intens dengan pasukan perlawanan Palestina, memperparah krisis psikologis di kalangan tentara Israel.

Dalam konteks ini, media Israel, The Jerusalem Post, melaporkan pada 15 Juni tentang gangguan stres pascatrauma (PTSD) yang dialami oleh ribuan tentara Israel yang bertempur dalam perang di Jalur Gaza.

Surat kabar tersebut juga menyoroti kasus baru-baru ini tentang seorang tentara lain dari Angkatan Darat Cadangan Israel yang juga melakukan bunuh diri sebelumnya.

Jerusalem Post mengutip organisasi Israel “Nafgasim,” yang berfokus pada penyediaan dukungan kesehatan mental yang komprehensif bagi tentara cadangan, yang mengkonfirmasi bahwa “ribuan tentara Israel kembali dari Gaza dengan menderita gangguan stres pascatrauma.”

Baca Juga:  Ukraina Kehabisan Tentara, Zelenskyy Teken UU Wajib Militer demi Hadapi Serangan Rusia

Organisasi ini lebih lanjut mencatat bahwa “lebih dari 10.000 tentara cadangan telah mencari layanan kesehatan mental.”

Seminggu yang lalu, situs berbahasa Ibrani, Walla, melaporkan bahwa seorang tentara cadangan, Eliran Mizrahi, telah melakukan bunuh diri untuk menghindari kembali berperang di Gaza.

Media tersebut menjelaskan bahwa Mizrahi telah bekerja di Gaza sebagai sopir ekskavator selama 78 hari dan menderita gangguan stres pascatrauma.

Disebutkan bahwa tentara tersebut “seharusnya kembali bertugas di Rafah, Jalur Gaza selatan, tetapi bunuh diri sebelum itu.

Baca Juga:  Illiza kantongi tiga nama anak muda untuk dijadikan wakil walikto Banda Aceh

” Dia sebelumnya telah mempublikasikan foto-foto kejahatannya saat bertugas aktif dan membanggakan tindakan brutalnya di wilayah Palestina yang terkepung.

Pada Sabtu 15 juni 11 tentara Israel tewas,  dalam serangan Hamas di kota selatan Rafah.

Sebelumnya, Haaretz telah mengungkapkan bahwa sepuluh perwira dan tentara telah melakukan bunuh diri sejak dimulainya perang pada 7 Oktober, tetapi mengklaim bahwa tentara menutup-nutupi masalah ini.

(m/ci)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru