Moskow, Mercinews.com – Kebakaran terjadi di lapangan terbang militer Rusia, ratusan kilometer dari perbatasan Ukraina, media pemerintah melaporkan Jumat (8/8) pagi. Pihak berwenang memerintahkan evakuasi di daerah tersebut karena serangan pesawat tak berawak “besar-besaran”.
Serangan di wilayah Lipetsk terjadi saat pasukan pro-Kyiv melancarkan serangan lintas-perbatasan baru di wilayah tetangga Kursk, tampaknya merupakan serangan paling signifikan di tanah Rusia sejak konflik di Ukraina dimulai.
Kantor berita resmi Rusia TASS dan RIA Novosti mengutip direktori kementerian darurat regional dalam melaporkan kebakaran di lapangan terbang Lipetsk, meskipun keduanya tidak menyebutkan penyebabnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, laporan tersebut muncul beberapa jam setelah gubernur daerah Igor Artamonov mengumumkan di Telegram sekitar pukul 3.00 pagi bahwa Lipetsk telah “menjadi sasaran serangan UAV (kendaraan udara tak berawak) besar-besaran”.

Dia kemudian melaporkan ledakan yang “jauh dari bangunan sipil” serta kerusakan pada fasilitas listrik setempat.
Dalam pesan berikutnya, Artamonov mengimbau warga untuk mengabaikan seruan di media sosial agar meninggalkan Lipetsk. Ia mengatakan seruan itu “disebarkan oleh musuh untuk menimbulkan kepanikan” — dan kemudian mengubah sikap kurang dari satu jam kemudian.
“Untuk menghilangkan konsekuensi dari ledakan benda-benda yang dapat meledak, keadaan darurat diberlakukan di distrik kota Lipetsk,” katanya dalam sebuah posting sekitar pukul 4.00 pagi, yang mencantumkan perintah evakuasi untuk empat permukiman di pinggiran kota Lipetsk.
“Tempat akomodasi sementara dan transportasi sedang dipersiapkan.”
Artamonov mengatakan laporan awal menunjukkan enam orang terluka akibat serangan itu.
Pertahanan udara di daerah itu masih berfungsi hingga pukul 6.00 jumat pagi, katanya.
75 UAV dan tujuh KBK: Angkatan Bersenjata Ukraina melancarkan serangan besar-besaran di wilayah Rusia
Di wilayah Belgorod pada malam hari, 26 drone ditembak jatuh, di Lipetsk – 19, di Kursk – tujuh, di Bryansk – lima, di Voronezh – empat, satu di Oryol, Kementerian Pertahanan melaporkan.
Lima UAV ditembak jatuh di Krimea, delapan di Laut Hitam. Menurut saluran TG militer, rudal anti-kapal “Neptunus” milik Angkatan Bersenjata Ukraina ditembak jatuh di dekat Sevastopol (video).
Juga di Laut Hitam, tujuh kapal tak berawak menuju Krimea dihancurkan.
Kota Lipetsk berjarak sekitar 330 kilometer (210 mil) dari perbatasan Ukraina dengan wilayah Kursk Rusia, tempat pasukan pro-Kyiv selama berhari-hari melancarkan serangan yang melibatkan sekitar 1.000 tentara dan lebih dari dua lusin kendaraan lapis baja dan tank, menurut tentara Rusia.
(m/c)






