Serangan Drone Picu Kebakaran Depot Minyak di Rusia

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

MERCINEWS.COM – Serangan drone memicu kebakaran di sebuah depot minyak di Kota Penza, Rusia bagian barat, pada Jumat (23/1/2026) dini hari waktu setempat. Insiden tersebut terjadi di tengah upaya sistem pertahanan udara Rusia mencegat sejumlah drone yang memasuki wilayah negaranya.

Gubernur Wilayah Penza Oleg Melnichenko mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 waktu setempat. Menurut dia, tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut.

“Serangan drone menyebabkan kebakaran di sebuah depot minyak. Berdasarkan data awal, tidak terdapat korban jiwa atau korban luka,” kata Melnichenko dalam pernyataan melalui Telegram.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api membumbung dari area depot minyak di pinggiran timur Kota Penza. Lokasi tersebut berjarak sekitar 600 kilometer lebih dari garis depan pertempuran Rusia dan Ukraina.

Hingga kini, otoritas Rusia belum menjelaskan secara rinci asal drone yang memicu kebakaran. Namun, Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataan terpisah menyebut sistem pertahanan udara negara itu berhasil mencegat sedikitnya 12 drone Ukraina sepanjang malam, termasuk satu unit di wilayah Penza.

Baca Juga:  Intelijen Rusia yang membelot Bocorkan Cara Putin Bingungkan Musuh yang Melacaknya

Pemerintah Rusia menyatakan sistem pertahanan udara tetap disiagakan untuk melindungi wilayah serta infrastruktur strategis dari ancaman serangan udara.

Insiden kebakaran di Penza menambah daftar fasilitas energi Rusia yang terdampak sejak konflik dengan Ukraina terus berlanjut.

Sementara itu, pihak Ukraina belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan tersebut. Namun, selama hampir empat tahun konflik berlangsung, Ukraina diketahui kerap menargetkan infrastruktur energi Rusia.

Baca Juga:  Peristiwa yang terjadi di Sudan mengkhawatirkan Moskow

Langkah itu dinilai sebagai bagian dari strategi untuk melemahkan kemampuan ekonomi dan logistik Moskwa dalam membiayai operasi militernya.

Peristiwa ini menunjukkan meluasnya dampak konflik hingga ke wilayah Rusia bagian dalam. Situasi keamanan di kawasan barat Rusia pun terus menjadi perhatian seiring meningkatnya intensitas serangan drone dalam beberapa waktu terakhir.(red)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB