Seorang pria manjat Menara Eiffel, sebelum upacara penutupan Olimpiade Paris 2024

Minggu, 11 Agustus 2024 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pria bertelanjang dada itu terlihat memanjat menara setinggi 330 meter (1.083 kaki) pada sore hari Minggu 11 agustus 2024.

Pria bertelanjang dada itu terlihat memanjat menara setinggi 330 meter (1.083 kaki) pada sore hari Minggu 11 agustus 2024.

Paris, Mercinews.com – Polisi Prancis mengevakuasi area di sekitar Menara Eiffel setelah seorang pria terlihat mendaki landmark Paris beberapa jam sebelum upacara penutupan Olimpiade pada Minggu 11 agustus 2024.

Pria bertelanjang dada itu terlihat memanjat menara setinggi 330 meter (1.083 kaki) pada sore hari. Tidak jelas di mana dia memulai pendakiannya, tapi dia terlihat tepat di atas cincin Olimpiade yang menghiasi bagian kedua monumen, tepat di atas dek observasi pertama.

Baca Juga:  Ribuan Pengungsi Ukraina di Inggris berisiko menjadi tunawisma

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi mengawal pengunjung menjauh dari lokasi sekitar pukul 15.00. Beberapa pengunjung yang sempat dikunci di lantai dua diperbolehkan keluar sekitar 30 menit kemudian.

“Seseorang mulai mendaki Menara Eiffel pada pukul 14:45, polisi turun tangan dan orang tersebut ditahan,” kata seorang pejabat polisi Paris kepada The Associated Press yang tidak ingin disebutkan namanya karena penyelidikan yang sedang berlangsung atas insiden tersebut.

Baca Juga:  Mahasiswa Pro-Palestina di Prancis Demo Blokir Akses Kampus Almamater

Menara Eiffel menjadi pusat upacara pembukaan, dengan Celine Dion menyanyikan lagu kota dari salah satu area pengamatannya. Menara tersebut diperkirakan tidak akan menjadi bagian dari upacara penutupan, yang akan dimulai di Stade de France di pinggiran utara Saint-Denis pada pukul 9 malam.

Insiden ini terjadi ketika kompetisi Olimpiade berakhir dan layanan keamanan di Paris dan sekitarnya mengalihkan fokus mereka ke upacara penutupan yang akan menutup Olimpiade.

Baca Juga:  Surat kabar Korea Utara Rodong Sinmun menerbitkan artikel Putin “Rusia dan DPRK''

Lebih dari 30.000 petugas polisi telah dikerahkan di sekitar Paris pada hari Minggu.

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan sekitar 3.000 petugas polisi akan dikerahkan di sekitar Stade de France, dan 20.000 tentara polisi serta personel keamanan lainnya di Paris dan kawasan Saint-Denis akan dikerahkan hingga Minggu malam untuk memastikan keamanan pada hari terakhir. Olimpiade.

(M/c)

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Berita Terbaru