Sah! Xi Jinping Resmi jadi Presiden China 3 Periode

Jumat, 10 Maret 2023 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beijing, Mercinews.com – Pemimpin China Xi Jinping kini menjadi presiden negeri itu untuk ketiga kalinya. Ia resmi dipilih dalam Kongres Rakyat Nasional (NPC), Jumat (10/3/2023).

Hal ini merupakan sejarah dalam politik China, di mana seorang bisa menjabat hingga periode ketiga.

AFP menulis, ini menjadikan Xi sebagai pemimpin terkuat China dalam beberapa tahun terakhir.

Hampir 3.000 anggota parlemen China memilihnya dengan suara bulat. Xi menjadi presiden dalam pemilihan di mana tidak ada kandidat lain.

Xi juga menerima suara bulat untuk masa jabatan ketiga sebagai ketua Komisi Militer Pusat negara itu,” tulis media Prancis itu dikutip pula oleh Channel News Asia (CNA).

Baca Juga:  Kremlin: pernyataan Biden yang tidak sopan terhadap Putin tidak dapat diterima

Sementara itu, tokoh politik China Zhao Leji, 66, terpilih sebagai ketua parlemen yang baru. Sementara Han Zheng, 68, sebagai wakil presiden yang baru.

Baca Juga:  Beijing Resmi cabut wajib masker di lingkungan sekolah dan kampus

“Keduanya berasal dari tim pemimpin partai Xi sebelumnya di Komite Tetap Politbiro,” tulis AFP lagi.

Di 2018, China menghapus pembatasan masa jabatan presiden presiden dan wakil presiden. Awalnya seseorang hanya bisa menjadi presiden dan wapres selama dua periode.

(m/c)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru