Rusia menanggapi dengan serius, Trump ingin menghentikan perang di Ukraina

Kamis, 4 Juli 2024 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nada ofensif Trump
KTT dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Helsinki (Foto: Carlos Barria/Reuters)

Nada ofensif Trump KTT dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Helsinki (Foto: Carlos Barria/Reuters)

Moskow, Mercinews.com – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Federasi Rusia menanggapi dengan serius pernyataan mantan kepala Gedung Putih Donald Trump tentang kemungkinan menghentikan konflik Ukraina. Hal itu diumumkan politisi tersebut pada Kamis, 4 Juli 2024.

Putin juga mengaku tidak paham dengan usulan Trump mengenai masalah ini.

Fakta bahwa Tuan Trump, sebagai calon presiden, menyatakan siap dan ingin menghentikan perang di Ukraina, kami menanggapinya dengan cukup serius.

Tentu saja, saya tidak mengetahui kemungkinan usulannya mengenai bagaimana dia berencana melakukan hal ini. Dan ini, tentu saja, adalah pertanyaan kuncinya.

Baca Juga:  Relawan MER-C Akhirnya Mencapai Lokasi Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara

Tapi saya yakin dia mengatakan ini dengan tulus. Dan kami akan mendukung hal ini,” situs resmi Kremlin melaporkan kata-kata pemimpin Rusia tersebut.

Mantan Presiden AS Donald Trump, saat debat pemilu dengan pimpinan Gedung Putih saat ini, Joe Biden, mengatakan bahwa Ukraina kalah dalam konflik dengan Rusia. Politisi tersebut juga berjanji jika ia memenangkan pemilu, ia akan menyelesaikan konflik tersebut secepat mungkin.

Baca Juga:  Hacker Anonymous Berhasil Tembus 20 Giga Database Dokumen Militer Tentara Israel

Pada saat yang sama, pada tanggal 2 Juli, pihak berwenang Rusia tidak mengomentari pernyataan Trump tentang segera berakhirnya konflik di Ukraina. Menurut Sekretaris Pers Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov, Trump “tidak tahu apa yang dia bicarakan.”

(m/ci)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru