Rusia: AS Terancam Penghinaan di Ukraina Seperti Perang Vietnam dan Afghanistan

Senin, 22 April 2024 - 23:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOSKOW, Mercinews.com – Rusiapada Minggu (21/4/2024) mengatakan bahwa dukungan anggota parlemenAmerika Serikat (AS) terhadap bantuan senilai USD60,84 miliar untuk Ukrainamenunjukkan bahwa Washington sedang memasuki perang hibrida melawan Moskow yang akan berakhir dengan penghinaan yang setara dengan konflik di Vietnamatau Afghanistan.

Menurut diplomat Rusia dan AS, invasi besar-besaran Presiden Vladimir Putin ke Ukraina pada tahun 2022 telah memicu dampak terburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat sejak Krisis Rudal Kuba tahun 1962,

Pada Sabtu (20/4/2024), Dewan Perwakilan Rakyat AS menyetujui paket legislatif senilai USD95 miliar yang memberikan bantuan keamanan kepada Ukraina, Israel dan Taiwan, dengan dukungan bipartisan yang luas, meskipun terdapat penolakan keras dari beberapa anggota Partai Republik sayap kanan

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan jelas bahwa AS ingin Ukraina berjuang sampai Ukraina yang terakhir termasuk dengan serangan terhadap wilayah kedaulatan Rusia dan warga sipil.

“Keterlibatan Washington yang semakin dalam dalam perang hibrida melawan Rusia akan berubah menjadi kegagalan besar dan memalukan bagi Amerika Serikat seperti Vietnam dan Afghanistan,” kata Zakharova, dikutip Reuters.

Baca Juga:  Tim Medis MER-C Bertugas di Tengah Keterbatasan di RS An Najjar Rafah

Dia mengatakan Rusia akan memberikan respon tanpa syarat dan tegas terhadap langkah AS untuk lebih terlibat dalam perang Ukraina.

Direktur Badan Intelijen Pusat AS William Burns pekan lalu memperingatkan bahwa tanpa lebih banyak dukungan militer AS, Ukraina bisa kalah di medan perang, namun dengan dukungan tersebut pasukan Kyiv bisa bertahan tahun ini.

AS telah berulang kali mengesampingkan pengiriman pasukannya sendiri atau pasukan anggota NATO lainnya ke Ukraina, yang sedang berperang dengan Rusia melalui artileri berat dan perang drone di sepanjang garis depan sepanjang 1.000 km (600 mil) yang dijaga ketat.

Baca Juga:  Pentagon mulai membeli buku-buku tentang strategi militer Rusia dan Putin

Amerika Serikat kehilangan lebih dari 58.000 personel militer dalam Perang Vietnam tahun 1955-75, yang berakhir dengan kemenangan Komunis Vietnam Utara dan pengambilalihan Vietnam Selatan, sementara ratusan ribu warga sipil terbunuh.

Dalam perang Afghanistan tahun 2001-2021, AS melaporkan 2.459 orang tewas dan lebih dari 20.000 orang terluka dalam konflik yang berakhir dengan penarikan pasukan koalisi pimpinan AS dan kembalinya kekuasaan gerakan Islam Taliban.

Uni Soviet kehilangan 14.453 personel pada perang 1979-1989 di Afghanistan. Kematian warga sipil dalam kedua perang di Afghanistan sangat besar. []

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB