Putin sebut syarat gencatan senjata di jalur kontak tidak mungkin

Kamis, 4 Juli 2024 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Rusi Vladimir Putin

Presiden Rusi Vladimir Putin

Mercinews.com – Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutkan gencatan senjata di jalur kontak tidak mungkin dilakukan sebelum dimulainya negosiasi perdamaian dengan Ukraina

Presiden Rusia menekankan bahwa musuh dapat mengambil keuntungan dari gencatan senjata untuk memperbaiki posisinya; hal ini “tidak dapat dibiarkan” Hal ini diungkapkan dalam pernyataan Presiden Rusia Vadimir Putin pada KTT SCO di Astana Kamis  (4/7).

Baca Juga:  Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Ikuti Momentum Gencatan Senjata

Mengakhiri konflik dengan Ukraina melalui perantara adalah hal yang mustahil, namun Moskow menyambut baik adanya mediasi;

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mencapai gencatan senjata, Ukraina harus menyetujui langkah-langkah menuju demiliterisasi yang tidak dapat diubah dan dapat diterima oleh Rusia;

Keinginan politik Erdogan membantu hubungan antara Rusia dan Turki, dan apa yang menghambat hal tersebut “sudah diketahui secara luas, sebutnya.

Baca Juga:  Menlu Retno Sebut Ada Upaya Sistematis dari Israel untuk Habisi Palestina

Gencatan senjata di jalur kontak tidak mungkin dilakukan sampai negosiasi damai dengan Ukraina dimulai. Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan hal ini pada 4 Juli 2024

Presiden mengenang bahwa negara-negara Barat meminta Moskow untuk melakukan gencatan senjata ketika pasukan Rusia berada di dekat Kyiv pada tahun 2022.

Putin juga menekankan bahwa penyelesaian akhir konflik di Ukraina hanya dengan bantuan mediator tampaknya tidak mungkin baginya.

Baca Juga:  AS Sebut Rusia dan Korea Utara merencanakan Kejutan Oktober untuk Membantu Trump?

Putin juga mengatakan dia melihat beberapa bagian dari perdebatan Biden-Trump

Namun, Presiden Rusia tidak mengikuti mereka karena “dia punya banyak urusan sendiri.” Putin menekankan bahwa Moskow tidak acuh terhadap apa yang terjadi di Amerika Serikat, namun pemilihan presiden adalah “masalah internal negara ini.”

(m/cib)

Berita Terkait

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris
Bank Sentral AS: Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak dan Gas Dunia

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB