Selat Hormuz Dibuka Sementara, Iran Ikuti Momentum Gencatan Senjata

Jumat, 17 April 2026 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Mercinews.com – Selat Hormuz dibuka sementara oleh Iran untuk kapal-kapal komersial, seiring momentum gencatan senjata yang berlangsung di Lebanon.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, yang menyebut jalur pelayaran strategis itu kembali dapat dilalui selama periode gencatan senjata berlangsung.

Dilansir dari Reuters, Jumat (17/4/2026), ia menjelaskan bahwa pembukaan jalur tersebut berlaku sementara dan disesuaikan dengan durasi gencatan senjata yang ditetapkan selama 10 hari.

Jalur pelayaran disebut tetap mengikuti rute yang telah ditentukan otoritas maritim Iran.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia karena dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak global.

Dilansir dari The Washington Post, pembukaan kembali akses ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus perdagangan energi internasional di tengah situasi geopolitik yang masih berkembang.

Baca Juga:  Di Shebekino, pintu masuk gedung apartemen runtuh setelah penembakan

Sebelumnya, gencatan senjata antara Israel dan Lebanon diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Kesepakatan tersebut mulai berlaku pada pertengahan April 2026 dan menjadi bagian dari upaya meredakan konflik di kawasan.

Kesepakatan itu tercapai setelah komunikasi antara Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang dimediasi oleh Amerika Serikat.

Baca Juga:  Biden ke Netanyahu “berhenti berbicara omong kosong"

Konflik di kawasan Timur Tengah meningkat sejak awal Maret 2026, ketika kelompok Hizbullah melancarkan serangan terhadap Israel.

Sejak itu, rangkaian serangan balasan terus terjadi dan berdampak pada kondisi keamanan serta aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Pembukaan sementara Selat Hormuz menjadi salah satu langkah yang diambil di tengah upaya meredakan ketegangan, sekaligus menjaga stabilitas jalur pelayaran internasional yang vital bagi perdagangan global.(red)

Berita Terkait

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris
Bank Sentral AS: Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak dan Gas Dunia

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB