AS Sebut Rusia dan Korea Utara merencanakan Kejutan Oktober untuk Membantu Trump?

Sabtu, 25 Mei 2024 - 23:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden, Presiden Rusia Puti dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un / Foto: NBC News

Presiden, Presiden Rusia Puti dan Presiden Korea Utara Kim Jong Un / Foto: NBC News

WASHINGTON, Mercinews.com – Para pejabat AS dan Pemerintahan Biden semakin khawatir bahwa aliansi militer yang semakin intensif antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dapat memperluas kemampuan nuklir Pyongyang dan meningkatkan ketegangan di kawasan Asia-Pasifik, enam pejabat senior AS mengatakan kepada NBC News Jumat 24/5/2024).

Para pejabat AS juga bersiap menghadapi kemungkinan Korea Utara melakukan tindakan militer paling provokatif dalam satu dekade menjelang pemilihan presiden AS, mungkin atas desakan Putin, kata para pejabat tersebut.

Baca Juga:  Erdogan Sebut pengakuan Spanyol terhadap Palestina langkah penting menuju perdamaian

Waktunya, kata mereka, dapat dirancang untuk menciptakan kekacauan di belahan dunia lain ketika Amerika memutuskan apakah akan memulangkan Presiden Joe Biden atau mantan Presiden Donald Trump ke Gedung Putih.

“Kami yakin Korea Utara akan melakukan tindakan provokatif tahun ini. Ini hanya masalah seberapa besar eskalasinya,” kata seorang pejabat intelijen AS

Pemerintahan Biden percaya bahwa pemimpin Rusia tersebut diduga ingin Trump kembali menjadi presiden untuk berdiskusi dengannya tentang rencana mengakhiri konflik di Ukraina

Para pejabat intelijen AS menuduh Rusia melakukan campur tangan dalam pemilu tahun 2016 untuk membantu memilih Trump.

Baca Juga:  Buron Kasus Sabu Bakauhini, Caleg DPRK Aceh Ditangkap Saat Belanja Baju di toko

Pemerintahan Biden memiliki hubungan yang tegang dengan Rusia, yang runtuh setelah Rusia menginvasi Ukraina pada tahun 2022.

Setelah berita ini dipublikasikan, Steven Cheung, juru bicara kampanye Trump, mengatakan “satu-satunya ‘kejutan pada bulan Oktober’ adalah keterkejutan” di kalangan wartawan ketika Trump memenangkan pemilu kembali.”(*)

Sumber Berita : NBC News

Berita Terkait

Ukraina sebut Rusia berusaha mengganggu KTT dunia perdamaian kedua
Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir
Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia
Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir
Putin dan Kim Jong-un teken perjanjian kemitraan strategis antara Rusia dan DPRK
Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan
Putin dan Kim Jong-un melakukan percakapan tatap muka di Pyongyang
Tentara Israel menyetujui rencana tempur untuk serangan di Lebanon
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:39 WIB

Ukraina sebut Rusia berusaha mengganggu KTT dunia perdamaian kedua

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:03 WIB

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Juni 2024 - 02:16 WIB

Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia

Rabu, 19 Juni 2024 - 23:31 WIB

Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:08 WIB

Putin dan Kim Jong-un teken perjanjian kemitraan strategis antara Rusia dan DPRK

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:04 WIB

Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:10 WIB

Putin dan Kim Jong-un melakukan percakapan tatap muka di Pyongyang

Rabu, 19 Juni 2024 - 03:22 WIB

Tentara Israel menyetujui rencana tempur untuk serangan di Lebanon

Berita Terbaru

Rusia dan Vietnam menandatangani sejumlah dokumen kerja sama

Dunia

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Jun 2024 - 15:03 WIB