Presiden Macron Puji Duo Prancis yang Lawan Pelaku Penusukan di Mal Sydney Australia

Selasa, 16 April 2024 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paris, Mercinews.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron memuji dua warga negara Prancis yang membantu melumpuhkan pria berpisau yang menyerang dan menewaskan enam orang di sebuah mal di Sydney, Australia. Macron menyebut kedua warganya itu sebagai “pahlawan sesungguhnya”.

Seperti dilansir AFP, Selasa (16/4/2024), seorang pria yang membawa pisau berukuran besar, yang disebut mengalami gangguan mental, mengamuk di sebuah pusat perbelanjaan di Sydney pada Sabtu (13/4) waktu setempat.

Baca Juga:  Zelenskyy tiba di Prancis untuk memperingati pendaratan di Normandia
Pelaku Penusukan di Mal Sydney Australia

Selain menewaskan enam orang, pria itu melukai belasan orang lainnya sebelum akhirnya ditembak mati oleh polisi setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua warga negara Prancis yang ada di lokasi dilaporkan mengkonfrontasi pelaku yang diidentifikasi sebagai Joel Gauchi (40) dan mencegahnya melukai lebih banyak orang.

Baca Juga:  40 roket, beberapa drone ditembakkan dari Lebanon ke Israel utara

“Dua rekan senegara kita bertindak seperti pahlawan-pahlawan sesungguhnya. Kita sangat bangga dan berterima kasih,” tulis Macron dalam pernyataan via media sosial X.

Dia juga menyampaikan belasungkawa untuk rakyat Australia.

Macron memposting ulang pesan dari Duta Besar Prancis untuk Australia Pierre-Andre Imbert, yang mengidentifikasi kedua warga Prancis itu sebagai Silas Despreaux dan Damien Guerot, yang disebut “menunjukkan keberanian besar dalam upaya menghentikan penyerang”.

Baca Juga:  Australia mau Beli Ratusan Rudal AS untuk Siaga, jika Perang Dunia 3 terjadi

Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese memuji warga Prancis itu, dan menawari mereka status kewarganegaraan.

“Ini adalah seseorang yang kami sambut menjadi warga negara Australia, meskipun itu tentu akan menjadi kehilangan bagi Prancis. Kami berterima kasih padanya atas keberaniannya yang luar biasa,” ucapnya.[]

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Foto: Dok. Mercinews.com

Opini

Merawat Budaya Sunda dalam Semangat Sumpah Pemuda

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:28 WIB