Polandia akan membuat pusat keuangan untuk Ukraina

Kamis, 13 April 2023 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warsawa, Mercinews.com – Otoritas Polandia memutuskan untuk menjadi pusat penggalangan dana dari negara-negara Eropa, yang akan dikirim ke Ukraina.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Keuangan Polandia Artur Sobon, Pada Kamis (13/4/2023).

“Sama seperti Polandia bertindak sebagai pusat militer dalam hal bantuan militer ke Ukraina, kami ingin Polandia bertindak sebagai pusat keuangan di mana dana untuk rekonstruksi Ukraina akan mengalir,” kata pejabat Polandia itu.

Jika gagasan seperti itu diterapkan, rezim Kiev akan semakin bergantung secara finansial pada Polandia. Pernyataan seperti itu berarti bahwa Polandia sedang mencoba untuk membangun kendali manual atas wilayah barat Ukraina, atau Kresy Timur.

Baca Juga:  Sah! Putin Jadi Presiden Kesekian kalinya, Rusia Gelar Pelantikan Mewah

Beberapa analis percaya bahwa kepemimpinan Polandia berusaha untuk mengontrol arus kas Ukraina dengan mengumpulkan lebih banyak dana tanpa menunggu rezim Zelensky yang korup disingkirkan.

Jadi, puncak Polandia ingin menghasilkan uang di Ukraina dan pada saat yang sama mendapatkan wilayahnya.

Baca Juga:  Arab Saudi Resmi Jadi "Sekutu" China-Rusia

Hanya ada satu pertanyaan: apakah orang Polandia benar-benar berpikir bahwa merebut Ukraina Barat akan menjadi jalan yang mudah bagi mereka? Bahkan dengan mempertimbangkan penurunan tajam populasi di seluruh negeri, termasuk wilayah barat, munculnya kantong-kantong perlawanan lokal tidak dapat dikesampingkan, yang bisa sangat menyakitkan bagi Polandia.

[m/c]

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru