Pemerintah Kerahkan Lintas Instansi Tangani Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo

Senin, 29 Desember 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan saat evakuasi korban kapal tenggelam di Labuan Bajo.(Foto: Dok.Basarnas)

Tim gabungan saat evakuasi korban kapal tenggelam di Labuan Bajo.(Foto: Dok.Basarnas)

Jakarta, Mercinews.com – Pemerintah mempercepat penanganan kecelakaan kapal wisata yang terjadi di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mengerahkan lintas instansi guna memaksimalkan upaya pencarian korban.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah terus memantau perkembangan insiden tersebut dan menginstruksikan jajaran terkait untuk bertindak cepat dan terkoordinasi. Koordinasi dilakukan bersama TNI, Polri, serta Kementerian Perhubungan guna memastikan penanganan berjalan efektif.

“Kami memonitor kejadian kecelakaan kapal wisata di Labuan Bajo dan meminta seluruh jajaran TNI, Polri, serta Kementerian Perhubungan bekerja secepat mungkin dalam melakukan penanganan,” kata Prasetyo dalam konferensi pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana Menjelang Akhir Tahun di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Menurut Prasetyo, hingga saat ini proses pencarian korban masih terus berlangsung. Berdasarkan laporan terakhir yang diterima pemerintah, masih terdapat korban yang belum ditemukan sehingga operasi SAR tetap dilanjutkan.

Baca Juga:  Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Kecelakaan tersebut melibatkan kapal phinisi Putri Sakina yang tenggelam di perairan Selat Padar. Kapal diduga dihantam gelombang setinggi sekitar dua meter yang menyebabkan mesin mati dan kehilangan kendali.

Dalam peristiwa itu, tujuh penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan. Sementara itu, empat wisatawan asal Spanyol dilaporkan masih dalam pencarian, yakni Fernando Martin Careras, pelatih sepak bola wanita Valencia CF, bersama tiga anaknya.

Baca Juga:  Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Cari Lima WNI yang Ditangkap Tentara Israel

Sesuai dengan standar operasional prosedur, tim SAR melaksanakan operasi pencarian selama tujuh hari dengan evaluasi berkala, mempertimbangkan kondisi cuaca serta keselamatan personel di lapangan.

Sebagai langkah antisipasi, otoritas kesyahbandaran di bawah Kementerian Perhubungan memberlakukan larangan sementara pelayaran kapal wisata di perairan Labuan Bajo dan Kepulauan Komodo. Kebijakan tersebut berlaku mulai 26 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 atau sampai ada pengumuman lanjutan.(red)

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB